Maiyangsuri, Manafi'u (2026) Keteladanan Orang Tua Muslim Dalam Menerapkan Pendidikan Agama Islam Kepada Anak di Desa Semanding Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
201220176_Manafi'u.M_ethesisUINPO.pdf Download (866kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara penguasaan pengetahuan Agama Islam anak secara kognitif di sekolah dengan perilaku keberagamaan anak dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Banyak anak Muslim yang mampu menguasai materi PAI secara teoritis, namun nilai-nilai tersebut belum terinternalisasi menjadi sikap dan perilaku nyata. Kondisi ini ditemukan di Desa Semanding, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, di mana orang tua mengeluhkan sulitnya menjadikan ajaran agama benar-benar hidup dalam rutinitas keluarga. Keteladanan (uswah hasanah) orang tua diyakini menjadi metode paling efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam kepada anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk keteladanan orang tua Muslim dalam menerapkan Pendidikan Agama Islam kepada anak, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat keteladanan orang tua, dan menganalisis dampak keteladanan orang tua terhadap perilaku keberagamaan anak di lingkungan keluarga Muslim Desa Semanding.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap orang tua Muslim dan anak yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan Teori Belajar Sosial (Social Learning Theory) Albert Bandura. Bentuk keteladanan orang tua dipahami sebagai model perilaku yang diamati anak, sedangkan dampak keteladanan dianalisis melalui proses observational learning yang meliputi perhatian (attention), pengingatan (retention), reproduksi perilaku (reproduction), dan motivasi (motivation)..
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan orang tua termanifestasi dalam tiga dimensi, yakni ibadah (shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, dan pelibatan anak dalam kegiatan masjid), akhlak (kejujuran, pengendalian emosi, kesabaran, dan tawadhu'), serta sosial/mu'amalah (sopan santun, kepedulian terhadap tetangga, dan menjauhi ghibah). Faktor pendukungnya meliputi lingkungan sosial yang religius, keselarasan nilai antara ayah dan ibu, pembiasaan sejak dini, serta keimanan orang tua. Adapun faktor penghambat utamanya adalah pengaruh gadget, pergaulan, dan inkonsistensi perilaku orang tua. Keteladanan yang konsisten terbukti mendorong anak melewati empat fase observational learning hingga mencapai motivasi intrinsik dalam beribadah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Rangga Agnibya |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 01:52 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 01:52 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39236 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
