Rosita, Eti (2026) Akal Dan Jiwa Menurut Ikhwan As Shafa Dalam Kitab Rasa’il Dan Kontribusinya Pada Filsafat Pendidikan Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Etheses. Eti Rosita_201190358_PAI..pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Rosita, Eti. 2026. Akal Dan Jiwa Menurut Ikhwan As Shafa Dalam Kitab Rasa’il Dan Kontribusinya Pada Filsafat Pendidikan Islam. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag.
Kata Kunci: Akal, Jiwa, Filsafat Pendidikan Islam, dan Kontribusi Ikhwan as Shafa.
Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya realitas kehidupan sehari-hari, sering kali akal digunakan oleh manusia untuk tujuan yang menyimpang, tanpa memperhatikan nilai-nilai moral dan spiritual. Sementara itu, jiwa yang seharusnya menjadi sumber kesadaran diri justru kerap diabaikan atau dikuasai oleh dorongan nafsu. Akibat dari kondisi ini, akal yang seharusnya berperan sebagai penerang dalam menentukan arah hidup tetapi terpengaruh oleh hasrat duniawi, sedangkan jiwa kehilangan orientasi serta makna hakikinya. Risalah yang terkandung dalam kitab Ikhwan as Shafa berisikan tentang akal dan jiwa yang menjabarkan akal sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan dengan sumber pengetahuan dari indera. Dan jiwa sebagai penghubung antara akal dengan tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Konsep akal menurut Ikhwan As Shafa dalam kitab Rasa’il. (2) Konsep jiwa menurut Ikhwan As Shafa dalam kitab Rasa’il, dan (3) Kontribusi Ikhwan As Shafa pada filsafat pendidikan Islam.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kajian pustaka (library research). Sebagai data primernya adalah Kitab Rasa’il Ikhwan As Shafa karangan Ikhwan As Shafa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Dan teknik analisis datanya menggunakan analisis isi atau content analysis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, menurut Ikhwan as Shafa akal merupakan alat utama manusia dalam memperoleh pengetahuan sekaligus mendekatkan diri kepada Tuhan. Akal terbagi menjadi akal bawaan (fitri) dan akal yang diperoleh melalui usaha. Proses pengetahuan dimulai dari pengalaman inderawi, kemudian diolah oleh akal menjadi pemahaman rasional, hingga akhirnya mencapai tingkat intuitif dan spiritual sebagai bentuk kesempurnaan manusia. Kedua menurut Ikhwan as Shafa, jiwa merupakan substansi ruhani yang menjadi sumber kehidupan, gerak, dan pengetahuan. Jiwa terbagi menjadi jiwa universal dan jiwa partikular. Jiwa partikular memiliki berbagai fungsi, yaitu vegetatif, sensitif, dan rasional. Ketiga pemikiran Ikhwan as Shafa memberikan kontribusi penting dalam filsafat pendidikan Islam dengan menekankan keseimbangan antara akal, jiwa, dan wahyu. Pendidikan dipandang sebagai sarana untuk membentuk manusia seutuhnya, di mana ilmu pengetahuan berfungsi sebagai jalan menuju nilai-nilai ketuhanan, sehingga model pendidikan yang ditawarkan menjadi ideal karena memadukan aspek intelektual, moral, dan spiritual secara seimbang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Mambaul Ngadhimah |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 06:24 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 06:24 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39357 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
