HIDAYAH, NURUL (2026) Habituasi Kultur Islami Dalam Membentuk Moral Siswi MTs Putri Ma'arif Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
201220246_Nurul Hidayah_PAI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Hidayah, Nurul. 2026. Habituasi Islami Dalam Membentuk Moral Siswi Di MTs Putri Ma’arif Ponorogo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Wilis Werdiningsih, M.Pd.I.
Kata Kunci: Kultur Islami, Peran Guru, Pembiasaan, Moral Siswi
Fenomena degradasi moral pada generasi muda akibat perkembangan teknologi dan kurang optimalnya pembinaan karakter saat ini sangat penting untuk diperhatikan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk moral peserta didik. Dalam hal ini MTs Putri Ma’arif Ponorogo memiliki pembiasaan atau kultur islami sebagai upaya dalam membentuk moral peserta didik. Dari penerapan kultur islami yang dilaksanakan secara terjadual dan konsisten tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif dan terciptanya moral yang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui habituasi kultur islami dalam meningkatkan moral siswi di MTs Putri Ma’arif Ponorogo. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat penerapan kultur islami di sekolah tersebut. Fokus penelitian diarahkan pada pelaksanaan pembiasaan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari siswi di lingkungan madrasah. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui implikasi penerapan kultur islami terhadap pembentukan moral siswi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research atau penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam dan akurat. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik guna memastikan validitas data penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kultur sekolah islami dilakukan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan seperti shalat dhuha, shalat berjamaah, BTA, istighosah, serta budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) yang didukung oleh kebijakan sekolah dan keteladanan guru. Faktor pendukungnya meliputi lingkungan madrasah yang religius, sarana prasarana yang memadai, konsistensi guru, serta kesadaran siswa, sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan latar belakang siswa, kurangnya disiplin diri, manajemen waktu yang lemah, dan pengaruh negatif media sosial. Penerapan kultur islami tersebut memberikan implikasi positif terhadap peningkatan moral siswi, seperti sikap disiplin, tanggung jawab, kebiasaan beribadah, dan perilaku sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan kultur sekolah islami secara konsisten dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk siswi yang berakhlakul karimah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:36 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:36 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39547 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
