Jannah, Miftakhul Nur (2026) Implementasi Budaya Organisasi sebagai Upaya Penguatan Rasa Memiliki (Sense of Belonging) Guru di SMK PGRI 1 Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
206220079_Miftakhul Nur Jannah_MPI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Budaya organisasi merupakan salah satu unsur penting dalam lembaga pendidikan yang berperan dalam membentuk perilaku, sikap kerja, serta keterikatan emosional guru terhadap sekolah. Melalui budaya organisasi, sekolah dapat menanamkan nilai, norma, dan kebiasaan kerja yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Namun, penelitian mengenai implementasi budaya organisasi dalam memperkuat sense of belonging guru masih relatif terbatas, khususnya pada sekolah menengah kejuruan swasta. Padahal, sense of belonging memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan, loyalitas, dan komitmen guru terhadap sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui implementasi budaya organisasi sebagai upaya penguatan rasa memiliki guru di SMK PGRI 1 Ponorogo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nilai-nilai budaya organisasi di SMK PGRI 1 Ponorogo; (2) strategi implementasi budaya organisasi; dan (3) kontribusi budaya organisasi terhadap penguatan sense of belonging guru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru SMK PGRI 1 Ponorogo. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, nilai-nilai budaya organisasi di SMK PGRI 1 Ponorogo meliputi disiplin, tanggung jawab, kejujuran, sopan santun, dan keteladanan yang diterapkan dalam aktivitas kerja guru sehari-hari sehingga membentuk budaya kerja yang tertib dan kondusif; kedua, implementasi budaya organisasi dilakukan melalui refleksi dan evaluasi kinerja, kegiatan rutin sekolah, keteladanan kepala sekolah, perencanaan kegiatan yang terstruktur, serta keterlibatan aktif guru dalam berbagai program sekolah sebagai bentuk pembiasaan nilai-nilai organisasi; dan ketiga, budaya organisasi memberikan kontribusi terhadap penguatan sense of belonging guru yang ditunjukkan melalui adanya perasaan dihargai dan diakui, meningkatnya keterlibatan dan partisipasi aktif guru, serta tumbuhnya rasa bangga menjadi bagian dari sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya organisasi yang dilakukan secara konsisten mampu menciptakan lingkungan kerja yang suportif, memperkuat loyalitas guru, serta membangun keterikatan emosional guru terhadap sekolah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Ghafar |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 16 Jun 2026 16:12 |
| Last Modified: | 16 Jun 2026 16:12 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39834 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
