Nabila, Salma (2026) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN, LAMPIRKAN SCAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS BERMATERAI DENGAN TTD ASLI, UBAH FILE KE PDF, UPLOAD ULANG).. KEPATUHAN DAN KESADARAN HUKUM PELAKU UMKM TERHADAP LABEL HALAL, STUDI PENELITIAN PADA LOKASI PASAR MINGGU JL. SUROMENGGOLO, KABUPATEN PONOROGO, PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
|
Text
Salma Nabila-102220110-HES.docx Download (4MB) |
Abstract
Perkembangan label halal yang tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan syariat Islam, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup dan standar kualitas produk yang memiliki nilai ekonomi strategis. Kewajiban sertifikasi halal telah diatur dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, dalam praktiknya masih dijumpai beragam pemahaman, tingkat kesadaran, dan sikap pelaku UMKM, khususnya di sektor informal dan pasar tradisional. Keterbatasan akses informasi, minimnya sosialisasi, serta persepsi bahwa sertifikasi halal sekadar formalitas administratif atau strategi pemasaran menjadi faktor yang memengaruhi cara pelaku usaha memaknai kewajiban hukum tersebut.
Rumuan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepatuhan hukum pelaku UMKM terhadap urgensi sertifikasi halal studi penelitian pada lokasi Pasar Minggu di Jl. Suromenggolo, kabupaten Ponorogo perspektif Sosiologi Hukum? Bagaimana tingkat kesadaran hukum pelaku UMKM terhadap urgensi sertifikasi halal studi penelitian pada lokasi Pasar Minggu di Jl. Suromenggolo, kabupaten Ponorogo perspektif Sosiologi Hukum?
Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan fokus penelitian pada kepatuhan dan kesadaran hukum pelaku UMKM yang berada di Pasar Minggu, Jl. Suromenggolo, Kabupaten Ponorogo. Metode analisis yang di gunakan peneliti adalah metode induktif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari sudut pandang sosiologi hukum, kepatuhan pelaku UMKM terhadap sertifikasi halal masih bersifat praktis dan bergantung pada kondisi tertentu, sementara kesadaran hukumnya cenderung rendah karena keterbatasan pengetahuan dan pemahaman terhadap aturan yang berlaku. Kepatuhan lebih banyak muncul karena dorongan dari luar, seperti kebutuhan usaha dan kebijakan pemerintah, sedangkan hukum belum sepenuhnya dipahami dan diterima sebagai pedoman perilaku yang mengikat, dengan perbedaan cara pandang yang dipengaruhi oleh tipe masyarakat religius, konsensus, dan konflik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | M. Ilham Tanzilulloh |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 07:23 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 07:23 |
| URI: | http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/40067 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
