Cahyani, Intan (2026) Problematika Hak Dan Kewajiban Suami Istri Keluarga Buruh Migran Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
ETHESIS INTAN CAHYANI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Kabupaten Ponorogo dipengaruhi oleh faktor ekonomi, dan keterbatasan lapangan kerja. Keberangkatan salah satu pasangan ke luar negeri menimbulkan perubahan pembagian peran dalam rumah tangga yang berpotensi memengaruhi pemenuhan hak dan kewajiban suami istri sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Dalam praktiknya, kondisi tersebut menimbulkan berbagai persoalan terkait pelaksanaan tanggung jawab keluarga, baik dalam aspek nafkah, pengasuhan anak, maupun hubungan suami istri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta penyelesaian problematika hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga buruh migran di Desa Ngrupit ditinjau dari perspektif Kompilasi Hukum Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga buruh migran di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, serta bagaimana penyelesaian problematika yang muncul dalam pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut berdasarkan perspektif Kompilasi Hukum Islam. Fokus penelitian ini diarahkan untuk mengetahui kesesuaian praktik kehidupan rumah tangga keluarga buruh migran dengan ketentuan normatif yang terdapat dalam Kompilasi Hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur dengan suami, istri, dan pasangan mantan buruh migran. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari literatur hukum, khususnya Kompilasi Hukum Islam, serta referensi ilmiah lain yang relevan dengan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktiknya terdapat penyesuaian peran dalam keluarga buruh migran. Meskipun secara normatif KHI menempatkan suami sebagai kepala keluarga dan penanggung jawab nafkah, praktik di lapangan menunjukkan adanya fleksibilitas peran berdasarkan kesepakatan bersama demi kemaslahatan keluarga. Problematika yang muncul meliputi keterbatasan komunikasi, pengasuhan anak, serta ketidakseimbangan pemenuhan kewajiban tertentu. Penyelesaian masalah umumnya dilakukan melalui musyawarah, kesepakatan bersama, serta menjaga komitmen dan kepercayaan antar pasangan. Dengan demikian, pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga buruh migran di Desa Ngrupit belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan normatif dalam Kompilasi Hukum Islam, namun tetap mengedepankan prinsip tanggung jawab bersama dan kemaslahatan keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Umarwan Sutopo |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 04:27 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 04:27 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40071 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
