Nur, Faezal Muhamad (2026) Studi Komparatif Pengukuran Mustahik Fakir dan Miskin Baznas Kabupaten Ponorogo dengan Pengukuran Berbasis Had Kifayah Baznas RI. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
403220008_FAEZAL MUHAMAD NUR_MAZAWA.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Nur, Faezal Muhamad. Studi Komparatif Pengukuran Mustahik Fakir dan Miskin
Baznas Kabupaten Ponorogo dengan Pengukuran Berbasis Had Kifayah Baznas
RI. Skripsi. 2026. Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf. Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari
Ponorogo. Dosen Pembimbing: Dr. Unun Roudlotul Janah M. Ag.
Kata kunci:Had kifayah, mustahik, fakir dan miskin
Pengelolaan zakat terdiri dari penghimpunan dan pendistribusian. Dalam
mengentaskan kemiskinan, pengelolaan pendistribusian menjadi sesuatu yang
penting. Ketepatan penyaluran zakat merupakan salah satu proses pendistribusian
dan menjadi salah satu elemen yang penting bagi keberhasilan pengelolaan zakat.
Baznas RI melalui Pusat Kajian Strategis Baznas merumuskan had kifayah untuk
menentukan calon mustahik fakir dan miskin. Had kifayah dirumuskan agar
penyaluran zakat kepada calon mustahik fakir dan miskin dapat dilakukan secara
tepat dengan memperhatikan beberapa dimensi kelayakan hidup. Had kifayah yang
telah dirumuskan oleh Baznas RI sebagai salah satu metode pengukuran, perlu diuji
dengan metode pengukuran yang telah digunakan oleh BAZ/LAZ di daerah atau
kabupaten, salah satunya Baznas Ponorogo. Hal ini dilakukan untuk memperkaya
referensi Puskas Baznas RI sebagai perumus metode pengukuran yang dapat
digunakan secara nasional dengan pengukuran yang sudah berjalan di Baznas
Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada
BAZNAS Kabupaten Ponorogo dan BAZNAS RI, termasuk kategori penelitian
lapangan (field research). Lokasi dipilih di BAZNAS Ponorogo (perwakilan tingkat
kabupaten) dan BAZNAS RI (perumus had kifayah) untuk membandingkan
kesenjangan antara konsep pusat dengan praktik daerah. Sumber data primer
diperoleh dari wawancara dengan pengurus BAZNAS Ponorogo serta dokumentasi
buku Penyesuaian Nilai Had Kifayah 2024 dan aplikasi had kifayah dari situs
BAZNAS RI. Data sekunder dikumpulkan melalui arsip dan catatan proses
pengukuran calon mustahik di BAZNAS Ponorogo. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara deskriptif dan dokumentasi untuk pengecekan silang.
Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif, data dikelompokkan per tema,
dipaparkan, dibandingkan, lalu disimpulkan persamaan dan perbedaan kedua
metode.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya metode pengukuran
mustahik fakir dan miskin di Baznas Ponorogo dan pengukuran berbasis had
kifayah Baznas RI memiliki persamaan dan perbedaan. Perbandingan ini
dikelompokkan ke dalam 4 aspek yaitu, landasan metode pengukuran,
kontekstualisasi fakir dan miskin, penilaian dan prioritisasi, dan implementasi
metode pengukuran. Secara umum, Baznas Ponorogo unggul dalam
kontekstualisasi kemiskinan di daerah. Sedangkan had kifayah Baznas RI unggul dalam pengukuran calon mustahik fakir dan miskin yang lebih komprehensif dan terstruktur. Selain itu, Baznas RI menerapkan had kifayah dengan melalui aplikasi
berbasis situs. Dimana hal ini meningkatkan fleksibilitas dan keandalan had kifayah
bagi amil dalam mengukur calon mustahik fakir dan miskin
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Unun Roudlotul Janah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 10:39 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 10:39 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40201 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
