PERAN PONDOK PESANTREN AL-FATAH WONOMULYO DALAM MENANAMKAN MODERASI BERAGAMA KEPADA SANTRI LINGKUNGAN YANG MULTIKULTURAL DI DUSUN WONOMULYO DESA GENILANGIT (Lengkapi kata pengantar, daftar isi, kemudian watermark jangan terlalu kontras biar bisa terbaca skripsinya)

suwardi, ahmad rizqi (2026) PERAN PONDOK PESANTREN AL-FATAH WONOMULYO DALAM MENANAMKAN MODERASI BERAGAMA KEPADA SANTRI LINGKUNGAN YANG MULTIKULTURAL DI DUSUN WONOMULYO DESA GENILANGIT (Lengkapi kata pengantar, daftar isi, kemudian watermark jangan terlalu kontras biar bisa terbaca skripsinya). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of Ahmad Rizqi_201220019 .pdf]
Preview
Text
Ahmad Rizqi_201220019 .pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata Kunci: Pesantren, Moderasi Beragama, Santri, Multikultural, Interaksi Sosial
Moderasi beragama merupakan nilai penting dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat yang majemuk. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, sikap saling menghormati, dan keterbukaan terhadap perbedaan. Namun, dalam realitasnya, masih ditemukan adanya kesenjangan antara idealitas moderasi beragama dengan praktik di lapangan, khususnya dalam interaksi sosial santri dengan masyarakat yang berbeda agama. Di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit, keberadaan Pondok Pesantren Al-Fatah yang hidup berdampingan dengan masyarakat Buddhis menunjukkan dinamika sosial yang menarik, di mana santri masih cenderung kurang aktif dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) strategi pesantren dalam menanamkan sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama, (2) hambatan dalam penanaman moderasi beragama di pesantren baik dari sisi kelembagaan, budaya, maupun metode pembelajaran, serta (3) model yang tepat untuk memperkuat peran pesantren agar santri mampu berinteraksi secara aktif, terbuka, dan positif dengan masyarakat multikultural.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dilakukan triangulasi untuk menjaga keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pesantren telah menerapkan strategi penanaman moderasi beragama melalui pembiasaan, keteladanan, dan pembinaan keagamaan, namun implementasinya dalam interaksi sosial lintas agama masih belum optimal; (2) terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan program lintas agama, budaya internal pesantren yang cenderung eksklusif, serta metode pembelajaran yang masih dominan bersifat teoritis; dan (3) model penguatan peran pesantren yang efektif adalah melalui integrasi kegiatan sosial lintas agama, penguatan kurikulum moderasi beragama, serta peningkatan partisipasi santri dalam kegiatan masyarakat sebagai bentuk implementasi nilai toleransi secara nyata.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Sutoyo
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2026 00:53
Last Modified: 18 Jun 2026 00:53
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40248

Actions (login required)

View Item View Item