Implementasi Metode Fami Bi-Syauqin dalam Penguatan Hafalan Al-Qur’an Santri Putri PPTQ Al-Muqorrobin Ronowijayan, Siman, Ponorogo.

Devitasari, Ani (2026) Implementasi Metode Fami Bi-Syauqin dalam Penguatan Hafalan Al-Qur’an Santri Putri PPTQ Al-Muqorrobin Ronowijayan, Siman, Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI ANI DEVITASARI PAI .pdf]
Preview
Text
SKRIPSI ANI DEVITASARI PAI .pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Santri yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz penting untuk selalu menjaga hafalannya, perlu adanya upaya penguatan hafalan al-Qur’an pada santri di tengah berbagai permasalahan yang muncul dalam proses menjaga hafalan, seperti menurunnya intensitas murāja’ah, kurangnya konsistensi santri dalam mengulang hafalan, serta di era globalisasi ternyata juga membawa pengaruh yang sangat kurang terhadap santri yang sudah hafal al-Qur`an bil ghoib 30 juz sehingga menimbulkan kualitas hafalan al-Qur`an santri sangat menurun. Sehingga di Pondok Pesantren Al-Muqorrobin menerapkan metode fami> bi-syauqin, yaitu metode mura>ja’ah al-Qur’an dengan sistem tujuh hari khatam bagi santri yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz.
Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mendeskripsikan implementasi metode fami bi-syauqin di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Muqorrobin, dan 2). Implikasi metode fami> bi-syauqin dalam pengutan hafalan al-Qur’an santri putri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Muqorrobin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memperoleh keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode fami> bi-syauqin dilaksanakan melalui pembagian target murāja’ah tujuh hari khatam, yang di bagi dalam tujuh hizb dan dilakukan secara rutin, santri yang mengulang-ulang hafalan sesuai dengan pembagian surah dan melakukan sima’an dan setoran deresan sebagai bahan evaluasi dalam menguatkan hafalan. Implikasi dari penerapan metode fami bi-syauqin terlihat pada penguatan hafalan santri menjadi mutqin dari segi hafalan yang kuat, lancar, tepat bacaan dan tajwidnya, serta tidak mudah lupa ketika disetorkan maupun diuji. Santri yang mengikuti kegiata ini dengan tertib dan istiqomah mampu melaksanakan marhalah 30 juz dalam satu kali duduk. Marhalah 30 juz ini di ujikan sebagai tanda akhir kelulusan santri yang menyelesaikan hafalan dengan mutqin.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Kharisul Wathoni
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2026 01:17
Last Modified: 18 Jun 2026 01:17
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40266

Actions (login required)

View Item View Item