An Nafis, Muhammad Irsyadudin (2026) ..(LAMPIRKAN SCAN LEMBAR PENGESAHAN, UPLOAD ULANG).. Persepsi Santri Generasi Z pada Tradisi Pesantren dan Modernitas: Studi di Pesantren Mahasiswa Nahdlatul Ummah Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
201210278_Muhammad Irsyadudin An Nafis_Pendidikan Agama Islam.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
An Nafis, Muhammad Irsyadudin. 2026. Persepsi Santri Generasi Z terhadap Tradisi Pesantren dan Modernitas: Studi di Pesantren Santri Nahdlatul Ummah Ponorogo, Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Negri Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Dr. Kharisul Wathoni, M.Pd.I.
Kata Kunci: Generasi Z, Tradisi Pesantren, Modernitas, Persepsi, Pesantren Santri.
Generasi Z sebagai digital native memiliki karakteristik khas yang terbiasa dengan akses informasi cepat berbasis teknologi, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai relevansi tradisi pesantren di era modern. Pesantren Santri Nahdlatul Ummah Ponorogo hadir sebagai model pesantren yang berupaya mengintegrasikan tradisi keislaman dengan pendekatan pembelajaran inovatif yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Z.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tradisi yang diterapkan di Pesantren Santri Nahdlatul Ummah Ponorogo; (2) menjelaskan bentuk modernisasi keilmuan yang dilakukan; serta (3) menganalisis persepsi santri Generasi Z terhadap tradisi pesantren dan modernitas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, tradisi pesantren terjaga secara konsisten, mencakup kajian kitab kuning (sorogan dan bandongan), tahlilan, istighosah, tahsin, tahfidz Al-Qur’an, halaqah, dan tabarrukan sebagai pembentuk karakter, spiritualitas, dan adab santri. Kedua, modernisasi keilmuan diterapkan secara adaptif melalui diskusi multidisipliner, project-based learning, penulisan karya ilmiah, pengembangan kewirausahaan, dan pemanfaatan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi. Ketiga, persepsi santri Generasi Z terhadap tradisi pesantren cenderung positif; tradisi dipandang sebagai warisan keislaman yang relevan dalam membentuk identitas dan spiritualitas, sementara modernitas memberikan kemudahan akses informasi sekaligus tantangan distraksi yang perlu dikelola. Pesantren Santri Nahdlatul Ummah dinilai berhasil menciptakan keseimbangan antara pelestarian tradisi dan penerapan modernitas sebagai model pendidikan Islam yang responsif di era modern.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Kharisul Wathoni |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 01:37 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 01:37 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
