PSYCHOLOGICAL WELL-BEING JAMA’AH MELALUI BERSYUKUR DI PONDOK PESANTREN TARTILUL QUR'AN AD-DASUKI CEKOK BABADAN PONOROGO

Hasanah, Umulailatul (2026) PSYCHOLOGICAL WELL-BEING JAMA’AH MELALUI BERSYUKUR DI PONDOK PESANTREN TARTILUL QUR'AN AD-DASUKI CEKOK BABADAN PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI PONOROGO.

This is the latest version of this item.

[thumbnail of UMULAILATUL HASANAH 303220057 .pdf]
Preview
Text
UMULAILATUL HASANAH 303220057 .pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kesejahteraan psikologis (psychological well-being) merupakan aspek penting dalam kehidupan, khususnya pada lansia yang mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Dalam konteks keagamaan, syukur dipandang sebagai nilai spiritual yang mampu memberikan ketenangan batin dan meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna syukur pada aspek ilmu, ḥāl (kondisi batin), dan ‘amal (perilaku) dalam membentuk psychological well-being jama’ah lansia di Pondok Pesantren Tartilul Qur’an Ad-Dasuki Cekok Babadan Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Informan penelitian ditentukan secara purposive dengan kriteria jama’ah berusia lanjut (≥60 tahun), aktif mengikuti kegiatan keagamaan, dan mampu merefleksikan pengalaman hidupnya. Jumlah informan sebanyak lima orang ditetapkan karena data yang diperoleh telah mencapai titik kejenuhan (data saturation). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data fenomenologi dilakukan melalui proses reduksi fenomenologis, penggalian makna pengalaman, dan penyusunan esensi pengalaman. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna syukur pada aspek ilmu dipahami sebagai kesadaran akan nikmat Allah yang membentuk cara pandang positif terhadap kehidupan. Pada aspek ḥāl, syukur tercermin dalam kondisi batin yang lebih tenang, sabar, dan mampu menerima berbagai dinamika kehidupan. Pada aspek ‘amal, syukur diwujudkan dalam perilaku nyata seperti peningkatan ibadah, pengendalian emosi, serta hubungan sosial yang lebih harmonis. Kesyukuran yang terinternalisasi dalam diri jama’ah berkontribusi terhadap peningkatan psychological well-being, terutama pada dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, penguasaan lingkungan, dan tujuan hidup. Penelitian ini memiliki keunggulan pada integrasi konsep syukur dalam perspektif Islam dengan teori psychological well-being serta pengungkapan pengalaman subjektif jama’ah lansia dalam konteks kehidupan pesantren secara fenomenologis.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Muhamad Nurdin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 22 Jun 2026 00:38
Last Modified: 22 Jun 2026 00:38
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40767

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item