Oktaviani, Amanda Shinta (2026) KONSEP KELUARGA SAKINAH PADA BURUH MIGRAN DI DESA SIDOREJO KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN KELUARGA FROMA WALSH. Undergraduate (S1) thesis, UIN KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI PONOROGO.
Preview |
Text
Skripsi - Amanda Shinta.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Keluarga sakinah merupakan keluarga yang dibangun atas dasar ketenteraman, kasih sayang, komunikasi yang baik, serta pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang antara suami dan istri. Dalam Islam, keluarga sakinah tidak hanya dipahami sebagai keluarga yang tetap utuh secara administratif, tetapi juga keluarga yang mampu menjaga keharmonisan, ketenangan emosional, dan nilai-nilai religius dalam kehidupan rumah tangga. Namun, perkembangan fenomena migrasi tenaga kerja, khususnya pada keluarga buruh migran, menimbulkan berbagai tantangan dalam kehidupan rumah tangga akibat keterpisahan jarak dalam waktu yang lama. Kondisi tersebut sering memicu lemahnya komunikasi, hilangnya rasa percaya, konflik rumah tangga, hingga perceraian. Meskipun demikian, terdapat pula keluarga buruh migran yang mampu mempertahankan keharmonisan rumah tangga meskipun menjalani hubungan jarak jauh selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis konsep keluarga sakinah pada keluarga buruh migran menggunakan teori ketahanan keluarga Froma Walsh yang meliputi sistem keyakinan (belief system), pola organisasi keluarga (organizational patterns), dan proses komunikasi (communication processes).
Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep keluarga sakinah pada keluarga buruh migran di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun dalam perspektif ketahanan keluarga Froma Walsh.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, ketetapan interpretasi, dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga buruh migran yang berhasil mempertahankan keluarga sakinah umumnya mampu menjaga komunikasi secara rutin, membangun rasa saling percaya, menjalankan pembagian peran secara fleksibel, serta mempertahankan nilai-nilai religius dalam kehidupan rumah tangga. Sebaliknya, keluarga yang tidak berhasil mempertahankan ketahanan keluarga cenderung mengalami lemahnya komunikasi, hilangnya rasa percaya, kurangnya tanggung jawab, serta munculnya perselingkuhan yang berujung pada perceraian. Dalam perspektif teori Froma Walsh, proses komunikasi (communication processes) menjadi faktor paling dominan dalam menjaga ketahanan keluarga karena komunikasi yang baik mampu memperkuat hubungan emosional dan menjaga keharmonisan rumah tangga meskipun terpisah jarak dalam waktu yang lama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Yudhi Achmad Bashori |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 01:38 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 01:38 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40812 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
