Dinamika Historis Partai Keadilan Sejahtera dalam Perkembangan Sejarah Politik Islam Indonesia pada Era Reformasi (1998–2009).

Az-Zahro', Fatimah (2026) Dinamika Historis Partai Keadilan Sejahtera dalam Perkembangan Sejarah Politik Islam Indonesia pada Era Reformasi (1998–2009). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 304220013_Fatimah Az-Zahro'_SPI.pdf]
Preview
Text
304220013_Fatimah Az-Zahro'_SPI.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Az-Zahro', Fatimah. 2026. Dinamika Historis Partai Keadilan Sejahtera dalam Perkembangan Sejarah Politik Islam Indonesia pada Era Reformasi (1998– 2009). Skripsi. Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Mohammad Rozi Indrafuddin Lc., M.Fil.I.
Kata Kunci: Partai Keadilan Sejahtera, Pemikiran Islam Kontemporer, Dinamika Historis, Politik Islam Indonesia, Ashabiyah Ibnu Khaldun.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan salah satu kekuatan politik Islam yang lahir dari proses panjang gerakan dakwah kampus yang dipengaruhi pemikiran Islam kontemporer dan berkembang sejak era 1980-an. Momentum Reformasi 1998 mendorong transformasi gerakan tersebut menjadi kekuatan politik formal melalui pendirian Partai Keadilan (PK), yang kemudian bertransformasi menjadi PKS. Penelitian ini bertujuan mengkaji latar historis dan pengaruh pemikiran Islam kontemporer dalam membentuk cikal bakal PK/PKS, dinamika internal dan eksternal PKS pada periode 1998–2009, serta peran PKS pada era Reformasi dan implikasinya terhadap perkembangan politik Islam Indonesia hingga saat ini.
Penelitian menggunakan metode historis kualitatif dengan data primer berupa literatur akademik serta data sekunder berupa wawancara langsung aktivis PKS generasi awal, dengan kerangka teori ashabiyah Ibnu Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cikal bakal PKS tumbuh melalui tiga fase: dakwah berbasis masjid kampus, pelembagaan gerakan mahasiswa, hingga transformasi politik yang bertumpu pada sistem halaqah. Dinamika internal dan eksternal PKS periode 1998–2009 berlangsung dalam tiga fase: fase solid–eksklusif (1998–2002), fase pertumbuhan elektoral hingga 7,3% pada Pemilu 2004, serta fase faksionalisasi antara orientasi idealis dan pragmatis (2007–2009) yang dipengaruhi tekanan sistem electoral threshold dan kompetisi dengan partai Islam lainnya.
Penelitian menyimpulkan bahwa PKS berhasil membangun solidaritas ideologis melalui kaderisasi terstruktur sebagai dasar transformasi gerakan dakwah ke politik demokratis pasca-Reformasi. Secara lebih luas, peran PKS meninggalkan tiga implikasi yang masih relevan hingga saat ini: model dakwah struktural dalam bingkai demokrasi yang menjadi referensi gerakan Islam politik generasi berikutnya, wacana politik Islam moderat berbasis prinsip al-wasathiyah yang turut membentuk iklim keislaman Indonesia yang lebih inklusif, serta pelajaran historis tentang ketegangan antara idealisme dakwah dan pragmatisme elektoral yang terus menjadi tantangan struktural bagi PKS di era selanjutnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Mohammad Rozi Indrafuddin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 22 Jun 2026 01:43
Last Modified: 22 Jun 2026 01:43
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40832

Actions (login required)

View Item View Item