Arum, Imtana Septi (2026) ..(LAMPIRKAN SCAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS BERMATERAI, SILAKAN UPLOAD ULANG).. Representasi Kritik Sosial dalam Lirik Lagu ‘Bangun Orang Waras’ Karya Methosa (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
IMTANA SEPTI ARUM_302220058_KPI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Imtana Septi Arum, Representasi Kritik Sosial dalam Lirik Lagu ‘Bangun Orang Waras’ Karya Methosa (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk). Skripsi. 2026. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing : Galih Akbar Prabowo, S.Sos, M.A.
Kata kunci: kritik sosial, lirik lagu, analisis wacana kritis, Teun A. van Dijk, Methosa
Fenomena kritik sosial dalam karya musik semakin berkembang seiring munculnya lagu-lagu yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan sosial dan politik. Salah satu lagu yang memuat kritik sosial adalah lagu “Bangun Orang Waras” karya Methosa. Lagu ini merepresentasikan berbagai persoalan sosial-politik di Indonesia seperti ketidakadilan, korupsi, kesenjangan sosial, serta lemahnya keberpihakan terhadap masyarakat kecil. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana representasi kritik sosial dibangun dalam lirik lagu “Bangun Orang Waras” melalui struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana. Data primer penelitian berupa lirik lagu “Bangun Orang Waras” karya Methosa, sedangkan data sekunder diperoleh dari artikel, jurnal, serta sumber lain yang berkaitan dengan objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan tiga dimensi Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktur teks, lirik lagu ini dibangun dengan tema besar kritik terhadap sistem sosial dan politik yang tidak berpihak kepada masyarakat. Pada aspek kognisi sosial, lirik mencerminkan perspektif dan pengalaman pencipta lagu yang dipengaruhi oleh realitas sosial yang terjadi. Sementara itu, pada dimensi konteks sosial, lagu ini merepresentasikan kondisi sosial-politik Indonesia yang penuh ketimpangan serta menjadi bentuk respons terhadap dominasi kekuasaan. Dengan demikian, lagu “Bangun Orang Waras” tidak hanya berfungsi sebagai karya musik, tetapi juga sebagai media kritik sosial dan ruang penyampaian aspirasi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Galih Akbar Prabowo |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 02:04 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 02:04 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40837 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
