Jarna, Orin (2026) STUDI KOMPARATIF POLA PENGASUHAN ANAK ANTARA IBU DENGAN NENEK DI DESA TAJUG PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM. Undergraduate (S1) thesis, UIN kiai ageng muhammad besari ponorogo.
Preview |
Text
ETHESIS ORIN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Orin Iwa Wafa Jarna, 2026. Studi Komparatif Pola Pengasuhan Anak antara Ibu dengan Nenek di Desa Tajug Perspektif Hukum Keluarga Islam.
Skripsi. Program studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Yahya Muqorrobin, M.E.
Kata Kunci: Pola Pengasuhan, Hadhanah, Ibu, Nenek, Hukum Keluarga Islam.
Pengasuhan anak merupakan kewajiban yang melekat pada orang tua, khususnya ibu, sebagaimana diatur dalam hukum keluarga Islam melalui konsep Hadhanah. Namun dalam realitas sosial, terutama di Desa Tajug Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo, banyak anak yang diasuh oleh nenek akibat orang tua bekerja di luar daerah atau luar negeri demi memenuhi tuntutan ekonomi keluarga. Kondisi ini menimbulkan perbedaan pola pengasuhan yang berdampak pada perkembangan anak.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan pola pengasuhan anak antara ibu dan nenek di Desa Tajug ditinjau dari perspektif hukum keluarga Islam dan (2) mengetahui implikasi pola pengasuhan tersebut terhadap perkembangan anak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap ibu dan nenek yang menjadi pengasuh anak, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur hukum keluarga Islam, Kompilasi Hukum Islam (KHI), dan penelitian terdahulu yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan ibu cenderung lebih terstruktur, tegas, dan konsisten dalam menetapkan aturan, mendisiplinkan anak, serta menanamkan nilai keagamaan secara rutin. Sementara itu, pola pengasuhan nenek lebih bersifat permisif, penuh toleransi, dan mengutamakan kasih sayang fisik. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor usia, tingkat pendidikan, pengalaman generasi, dan kondisi ekonomi. Dalam perspektif hukum keluarga Islam, kedua pola pengasuhan tersebut pada dasarnya telah memenuhi prinsip dasar Hadhanah, yakni pemenuhan kebutuhan fisik, kasih sayang, dan perlindungan anak. Namun, pengasuhan ibu dinilai lebih optimal dalam aspek kemandirian, kedisiplinan, dan pendidikan keagamaan anak sebagaimana dituntut oleh ketentuan Hadhanah dalam KHI
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Yahya muqorrobin, M. E |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:05 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:05 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
