Azzahiroh, Lutfi Sania (2026) Efektivitas Program Sertifikasi Tanah Wakaf dan Implikasinya terhadap Pemanfaatan Aset Wakaf di MWC NU Kecamatan Sambit. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
etheses tentatif final.pdf Download (899kB) | Preview |
Abstract
Azzahiroh, Lutfi Sania. Efektivitas Program Sertifikasi Tanah Wakaf dan Implikasinya terhadap Pemanfaatan Aset Wakaf di MWC NU Kecamatan Sambit. Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Dr. Aji Damanuri, M.E.I
Kata Kunci: Efektivitas, Sertifikasi Tanah Wakaf, Pemanfaatan Aset Wakaf, MWC NU Kecamatan Sambit.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya aset tanah wakaf di Kecamatan Sambit yang belum memiliki sertifikat resmi sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan hukum dan menghambat optimalisasi pemanfaatan aset wakaf. Program sertifikasi tanah wakaf menjadi salah satu upaya untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf agar dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan ibadah, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis efektivitas pelaksanaan program sertifikasi tanah wakaf oleh MWC NU Kecamatan Sambit, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program sertifikasi tanah wakaf, serta menganalisis implikasi program sertifikasi tanah wakaf terhadap pemanfaatan aset wakaf di MWC NU Kecamatan Sambit.
Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh dari wawancara yang dilakukan kepada empat informan termasuk dengan berbagai data mengenai aset wakaf di Kecamatan Sambit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi tanah wakaf di MWC NU Kecamatan Sambit tergolong cukup efektif, namun belum optimal. Dari total 324 aset wakaf di Kecamatan Sambit, sebanyak 144 aset telah bersertifikat, sedangkan 180 aset lainnya belum memiliki sertifikat resmi. Sementara itu, aset wakaf yang dikelola oleh nadzir Nahdlatul Ulama (NU) atau MWC NU Kecamatan Sambit tercatat sebanyak 132 bidang tanah wakaf, dengan 31 bidang telah memiliki sertifikat dan 78 bidang telah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW). Faktor pendukung program meliputi adanya kerja sama antara MWC NU, KUA, dan BPN serta dukungan masyarakat. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kelengkapan administrasi, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, dan keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan wakaf. Program sertifikasi tanah wakaf juga memberikan implikasi terhadap pemanfaatan aset wakaf, terutama dalam memberikan kepastian hukum, meningkatkan rasa aman bagi nadzir, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung optimalisasi pemanfaatan aset wakaf untuk kegiatan ibadah, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Aji Damanuri |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:49 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:49 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
