Zahra, Azra Afifatuz (2026) [[TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN DAN LEMBAR PENGESAHAN, TAMBAHKAN METERAI ASLI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, TAMBAHKAN WATERMARK, SILAKAN LENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI]] Masjid Al-Basyariyah dan Perkembangan Islam di Sewulan, Dagangan, Madiun. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Masjid Al-Basyariyah dan Perkembangan Islam di Sewulan, Dagangan, Madiun.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Azra Afifatuz Zahra, 2026. Masjid Al-Basyariyah dan Perkembangan Islam di
Sewulan,
Dagangan, Madiun. Skripsi Fakultas Ushuluddin, Adab dan
Dakwah. Jurusan Sejarah
Peradaban Islam. Universitas Islam Negeri Kiai
Ageng Muhammad Besari Ponorogo Pembimbing:
Muhamad
Nurdin,
S.Ag,Gusnita, Rahardi, Peran Masjid Dalam Meningkatkan Pendidikan Islam
Masyarakat Pulau Penyengat.
M.Ag
Kata Kunci: Sejarah Masjid, Kegiatan Keagamaan, Peran Masjid
Masjid merupakan salah satu institusi keagamaan yang memiliki peran
strategis dalam perkembangan Islam di suatu wilayah. Masjid Al-Basyariyah yang
terletak di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun merupakan
salah satu masjid bersejarah yang menjadi pusat peradaban Islam di wilayah
tersebut. Keberadaannya tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang penyebaran
agama Islam di kawasan Madiun dan sekitarnya, sehingga kajian mendalam
mengenai sejarah dan perannya menjadi penting untuk dilakukan sebagai upaya
pelestarian sejarah Islam lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tiga permasalahan pokok, yaitu:
sejarah berdirinya Masjid Al-Basyariyah di Sewulan, bentuk-bentuk kegiatan
keagamaan yang diselenggarakan oleh Masjid Al-Basyariyah dalam kehidupan
masyarakat, serta peran Masjid Al-Basyariyah dalam perkembangan Islam di
Sewulan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi
empat tahapan, yakni heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.
Pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan, wawancara dengan tokoh
masyarakat dan pengurus masjid, serta studi dokumentasi terhadap sumber-sumber
tertulis yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Al-Basyariyah didirikan
berkaitan erat dengan tokoh ulama berpengaruh yang menjadi pelopor penyebaran
Islam di wilayah Sewulan. Proses berdirinya masjid ini tidak terlepas dari dinamika
sosial, budaya, dan politik masyarakat setempat pada masanya, serta menjadi
penanda penting babak baru Islamisasi di kawasan Dagangan, Madiun. Bangunan
masjid ini juga menyimpan nilai-nilai arsitektur dan historis yang mencerminkan
akulturasi budaya lokal dengan nilai-nilai keislaman.
Dalam perkembangannya, Masjid Al-Basyariyah menyelenggarakan
berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan dampak signifikan bagi
masyarakat sekitar, di antaranya pengajian rutin, pendidikan keagamaan, peringatan
hari besar Islam, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan-kegiatan tersebut
tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai media dakwah,
pembinaan akhlak, dan penguatan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat
Sewulan, sehingga masjid ini berkembang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan
kemasyarakatan yang hidup dan dinamis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhamad Nurdin |
| Subjects: | 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210299 Curatorial and Related Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:36 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 07:36 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41044 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
