Wibowo, Damar Ari (2026) FENOMENA SATU MASJID TIGA ARAH KIBLAT DI TINJAU DARI PRESPEKTIF FIKIH ( Studi Kasus di Masjid Al-Hidayah Dukuh Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun ). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi -Damar Ari Wibowo-Naskah e-theses (1).pdf Download (971kB) | Preview |
Abstract
DAMAR ARI WIBOWO, 2026, Fenomena Satu Masjid Tiga Arah Kiblat Di
Tinjau Dari Prespektif Fikih Studi Kasus Di Masjid Al Hidayah Dukuh Golang Desa Kuwiran Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo,
Pembimbing : Dr. Ahmad Junaidi, M.H.I
Kata Kunci: Fenomena, Fikih, Arah Kiblat
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbedaan pendapat oleh para imam masjid perihal arah kiblat masjid, setiap imam memiliki arah kiblat yang berbeda beda yang akhirnya menimbulkan masalah normatif dalam Hukum Islam karena berhadapan langsung dengan ibadah umat Islam, khususnya perihal sahnya ibadah yang dikerjakan oleh umat Islam di Masjid Al Hidayah Dukuh Golang Desa Kuwiran Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Fenomena ini menimbulkan rasa ketidak pastian pada jemaah masjid. Fenomena ini akhirnya mendorong peneliti untuk mengkaji persoalan yang terjadi di Masjid Al Hidayah Dukuh Golang menggunakan prespektif fikih.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.Bagaimana arah kiblat Masjid Al-Hidayah, Dukuh Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun sesuai dengan ilmu falak? 2.Bagaimana implikasi satu masjid tiga arah kiblat terhadap sah atau tidaknya salat jemaah yang ada di Masjid Al-Hidayah Dukuh Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun?
Adapun didalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisi diskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif dengan para imam masjid sebagai subjek utama, serta didukung dengan pemaparan dari Jemaah dan pengukuran ulang kiblat masjid. Data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif-kualitatif dengan mengkaitkan temuan empiris dilapangan dengan fikih.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa yang mempengaruhi perbedaan pendapat karena setiap imam tidak mengikuti secara langsung pengukuran arah kiblat saat awal pembangunan. Sehingga setiap imam memiliki pendapat sendiri. Selain itu walau memiliki deviasi yang besar ibadah yang dilakukan oleh umat islam di Masjid Al Hidayah Dukuh Golang Desa Kuwiran Kecamatan Kare Kabupaten Madiun tetap sah jika menganut jumhur ulama. Sehingga apabila semua imam berkenan untuk duduk bersama mendiskusikan persoalan ini dan menghormati satu sama lain maka masalah tersebuat tidak akan menimbulkan kekhawatiran di Jemaah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ahmad Junaidi |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 00:44 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 00:44 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41200 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
