EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEMBAYARAN ZAKAT SEBAGAI PENGURANG PENGHASILAN BRUTO DI PONOROGO

Larasati, Anggih (2026) EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEMBAYARAN ZAKAT SEBAGAI PENGURANG PENGHASILAN BRUTO DI PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UIN KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI.

[thumbnail of Skripsi - Anggih Larasati - Naskah e-theses.pdf]
Preview
Text
Skripsi - Anggih Larasati - Naskah e-theses.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam, sedangkan pajak adalah kewajiban oleh seluruh warga negara Indonesia yang termasuk dalam kategori wajib pajak. Kedua kewajiban tersebut ditanggung oleh umat Islam di Indonesia yang masuk kategori wajib pajak, maka dari itu pemerintah menetapkan kebijakan bahwa zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat dijadikan sebagai pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak. Namun, meskipun telah memiliki dasar hukum yang jelas, pemanfaatan kebijakan ini masih rendah, baik secara nasional maupun di Kabupaten Ponorogo. Rendahnya pemanfaatan tersebut diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti minimnya sosialisasi, persepsi masyarakat yang memisahkan zakat dan pajak sebagai dua kewajiban yang berbeda, serta manfaat pengurangan pajak yang dianggap belum signifikan.
Penelitian ini mengkaji efektivitas pelaksanaan kebijakan zakat sebagai pengurang penghasilan bruto di Ponorogo dan sejauh mana faktor pendukung serta faktor penghambat pelaksanaan kebijakan zakat sebagai pengurang penghasilan bruto ini.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian berbasis kualitatif lapangan (field research). Data penelitian terdiri dari data primer yang diperoleh dari wawancara dan data sekunder yang diperoleh dari laporan, catatan, jurnal dan undang-undang. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan zakat sebagai pengurang penghasilan bruto di Ponorogo berdasarkan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto belum sepenuhnya efektif. Dari aspek sarana dan fasilitas, pemerintah dan lembaga zakat telah menyediakan dukungan sistem berupa aplikasi Coretax dan surat keterangan zakat yang membantu pelaksanaan kebijakan, serta sebagian masyarakat telah menunjukkan kepatuhan terhadap kewajiban zakat dan pajak. Namun, dari faktor hukum tidak mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sehingga minat masyarakat rendah. Dari faktor penegak hukum, sosialisasi yang dilakukan masih terbatas, sedangkan dari faktor kebudayaan masyarakat masih memandang zakat dan pajak sebagai dua kewajiban yang terpisah. Adapun faktor pendukung kebijakan ini meliputi adanya regulasi yang jelas, lembaga zakat resmi, dukungan sistematis, serta sebagian muzaki yang telah memahami mekanisme kebijakan. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi minimnya sosialisasi, belum aktifnya sebagian lembaga zakat, manfaat pengurang pajak yang dianggap kecil, pandangan masyarakat yang memisahkan zakat dan pajak, kekhawatiran muzaki terhadap risiko administrasi perpajakan, dan kesenjangan manfaat yang diberikan kepada muzaki dibandingkan program yang lain.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Yudhi Achmad Bashori, M.H.I.
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2026 04:22
Last Modified: 25 Jun 2026 04:22
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41305

Actions (login required)

View Item View Item