ANALISIS FIKIH DAN KHES TERHADAP UTANG PIUTANG DI BANKZISKA PONOROGO

Azzahra, Vania Nasywa (2026) ANALISIS FIKIH DAN KHES TERHADAP UTANG PIUTANG DI BANKZISKA PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI-VANIA NASYWA AZZAHRA-NASKAH .pdf]
Preview
Text
SKRIPSI-VANIA NASYWA AZZAHRA-NASKAH .pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Vania Nasywa Azzahra, Analisis Fikih dan KHES Terhadap Utang Piutang Di Bankziska Ponorogo, Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Novi Fitia Maliha, M.H.I.
Kata Kunci: Qarḍ, Penyelesaian Sengketa, KHES, BankZiska, Utang Piutang.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pembiayaan qarḍul hasan di BankZiska yang bertujuan membantu pelaku UMKM memperoleh pembiayaan tanpa bunga dan terhindar dari jeratan rentenir. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala seperti keterlambatan pembayaran angsuran dan adanya mitra yang sulit dihubungi. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji praktik utang piutang serta mekanisme penyelesaian sengketanya berdasarkan teori qarḍ dan KHES.
Rumusan masalah dalam penelitian ini ada dua, yang pertama yaitu bagaimana analisis fikih dan KHES terhadap peaksanaan utang piutang di Bankziska Ponorogo? Dan bagaimana analisis fikih dan KHES terhadap penyelesaian sengketa utang piutang di Bankzizka Ponorogo?
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan kepada pihak BankZiska dan para mitra penerima pembiayaan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan teori qarḍ serta ketentuan dalam KHES sebagai pisau analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiayaan qarḍul hasan di Bankziska Ponorogo telah memenuhi rukun dan syarat akad qarḍ yang meliputi adanya para pihak (aqid), objek akad (ma'qud 'alaih), dan ijab qabul (shighat). Adapun mekanisme penyelesaian sengketa dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan, musyawarah, survei ulang kondisi mitra, pemberian kelonggaran waktu pembayaran, hingga penghapusan sebagian atau seluruh kewajiban dalam kondisi tertentu. Mekanisme tersebut mencerminkan penerapan konsep sulh melalui penyelesaian secara damai dan musyawarah, serta konsep tahkim melalui keterlibatan relawan atau pendamping sebagai pihak penengah dalam membantu penyelesaian permasalahan. Praktik tersebut juga telah sesuai dengan Pasal 610 KHES yang mengatur pemberian penangguhan maupun penghapusan utang bagi pihak yang terbukti tidak mampu membayar. Namun demikian, aspek administrasi dan dokumentasi penyelesaian sengketa masih perlu diperkuat guna meningkatkan kepastian hukum, transparansi, dan standarisasi prosedur penyelesaian sengketa di Bankziska Ponorogo.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Novi Fitia Maliha, M.H.I.
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2026 07:28
Last Modified: 25 Jun 2026 07:28
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41330

Actions (login required)

View Item View Item