ANALISIS PRAKTIK PENGUPAHAN PEMANENAN KEBUN CENGKIH DI DESA TAWING KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KEADILAN DISTRIBUTIF

Lestari, Widya Wana (2026) ANALISIS PRAKTIK PENGUPAHAN PEMANENAN KEBUN CENGKIH DI DESA TAWING KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KEADILAN DISTRIBUTIF. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of Widya Wana Lestari Ethesesss.pdf]
Preview
Text
Widya Wana Lestari Ethesesss.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Widya Wana Lestari, Analisis Praktik Pengupahan Pemanenan Kebun Cengkih di Desa Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek Perspektif Hukum Islam dan Keadilan Distributif, Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing : Yulian Masruroh, S.H.,M.E.
Kata Kunci: Pengupahan, Ijārah, Gharar, Kebun Cengkih, Keadilan Distributif.
Upah mengupah merupakan bentuk tolong menolong antara sesama manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kerjasama yang dilakukan oleh pemilik lahan kebun cengkeh dan buruh pemanen di Desa Tawing Kabupaten Trenggalek sudah dilakukan turun temurun dengan imbalan upah. Permasalahan muncul ketika ada ketidaksesuaian antara kesepakatan awal dengan praktik di lapangan, khususnya terkait pengurangan upah sebesar 5-10% apabila target panen tidak tercapai, yang tidak dijelaskan sejak awal akad.
Penelitian ini dirumuskan untuk menjawab permasalahan mengenai : (1) bagaimana mekanisme akad pengupahan pemanenan kebun cengkih di Desa Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, dan (2) bagaimana perspektif hukum Islam dan keadilan distributif terhadap praktik pengupahan pemanenan kebun cengkih di Desa Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam praktik pengupahan pemanenan kebun cengkih, seperti pemilik lahan kebun cengkih dan buruh pemanen cengkih. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teori hukum Islam (Ijārah) dan keadilan distributif (John Rawls).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akad dan pengupahan pemanen cengkih di Desa Tawing, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan akad ijārah dalam hukum Islam maupun konsep keadilan distributif John Rawls. Meskipun akad dilakukan secara lisan berdasarkan kesepakatan bersama, dalam pelaksanaannya masih terdapat ketidakjelasan upah, pengurangan upah secara sepihak, dan tidak adanya bukti tertulis yang dapat merugikan buruh panen. Selain itu, kondisi kerja yang berat dan berisiko belum diimbangi dengan perlindungan hak yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan perjanjian yang lebih jelas dan adil agar hak dan kewajiban kedua belah pihak dapat terlindungi secara seimbang.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Yulian Masruroh, S.H.,M.E.
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2026 08:24
Last Modified: 25 Jun 2026 08:24
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41368

Actions (login required)

View Item View Item