TRADISI GEMBOK KATRESNAN DALAM PENCEGAHAN PERCERAIAN PASANGAN PEKERJA MIGRAN (Studi Sosio-Yuridis Di Desa Bringinan Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo)

Fernanda, Bagoes Adji (2026) TRADISI GEMBOK KATRESNAN DALAM PENCEGAHAN PERCERAIAN PASANGAN PEKERJA MIGRAN (Studi Sosio-Yuridis Di Desa Bringinan Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of E-Thesis_Bagoes Adji Fernanda_101220030.pdf]
Preview
Text
E-Thesis_Bagoes Adji Fernanda_101220030.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Fernanda, Bagoes Adji 2026. Tradisi Gembok Katresnan Dalam Pencegahan
Perceraian Pasangan Pekerja Migran (Studi Sosio-Yuridis Di Desa
Bringinan Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo), Skripsi, Program
Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri
Kiai Ageng Muhammad Besari (UIN) Ponorogo. Pembimbing: Abu Abas,
M.Pd.
Kata Kunci/keywords: Gembok Katresnan, Perceraian, Pekerja Migran,
Efektivitas Hukum, Maqāṣid Al-Syarī‘Ah.
Tingginya angka perceraian di Indonesia, khususnya pada keluarga pekerja
migran, menunjukkan adanya kerentanan dalam ketahanan rumah tangga akibat
faktor jarak, komunikasi, dan tekanan ekonomi. Di Desa Bringinan Kecamatan
Jambon Kabupaten Ponorogo, muncul tradisi lokal berupa Gembok Katresnan
sebagai upaya sosial dan kultural untuk memperkuat komitmen pasangan sebelum
menjalani hubungan jarak jauh. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol cinta, tetapi
juga diharapkan mampu mencegah perceraian melalui penguatan nilai kesetiaan
dan tanggung jawab dalam rumah tangga.
Permasalahan penelitian ini terletak pada belum diketahui secara mendalam
bagaimana praktik tradisi Gembok Katresnan dilaksanakan oleh pasangan pekerja
migran serta sejauh mana tradisi tersebut benar-benar berfungsi sebagai mekanisme
sosial dalam menjaga keutuhan rumah tangga. Selain itu, muncul persoalan
mengenai kedudukan tradisi tersebut dalam perspektif hukum Islam, terutama
terkait nilai kemaslahatan dan kesesuaiannya dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah.
Oleh karena itu, diperlukan kajian terhadap efektivitas tradisi Gembok Katresnan
melalui pendekatan sosiologi hukum dan hukum keluarga Islam
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
pendekatan yuridis-sosiologis dan yuridis-Islam. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sumber data
meliputi pasangan pekerja migran, perangkat desa, serta dokumen resmi seperti
Peraturan Desa Bringinan Tahun 2019. Data dianalisis secara induktif melalui
proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran
menyeluruh mengenai efektivitas tradisi tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Gembok Katresnan memiliki
peran dalam memperkuat komitmen, meningkatkan kesadaran tanggung jawab,
serta menjaga kepercayaan antar pasangan pekerja migran. Tradisi ini dinilai sejalan
dengan nilai-nilai hukum keluarga Islam karena mengandung unsur kemaslahatan
dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Namun, efektivitasnya dipengaruhi
oleh faktor internal seperti komitmen pasangan dan faktor eksternal seperti peran
tokoh masyarakat serta dukungan sosial. Dengan demikian, tradisi ini dapat
menjadi salah satu instrumen sosial-keagamaan dalam upaya pencegahan
perceraian pada keluarga pekerja migran.
ii

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Abu Abas
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2026 08:29
Last Modified: 25 Jun 2026 08:29
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41373

Actions (login required)

View Item View Item