TINJAUAN FIKIH PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP UPAYA ORANG TUA YANG BERPROFESI SEBAGAI GURU DI MAN 3 MADIUN PLUS KETERAMPILAN DALAM MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL ANAK BERBASIS AI

Fitrania, Pinky Ananda (2026) TINJAUAN FIKIH PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP UPAYA ORANG TUA YANG BERPROFESI SEBAGAI GURU DI MAN 3 MADIUN PLUS KETERAMPILAN DALAM MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL ANAK BERBASIS AI. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of Skripsi Etheses Pinky.pdf]
Preview
Text
Skripsi Etheses Pinky.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya anak merupakan amanah dari Allah SWT yang wajib untuk diasuh, dirawat dan dilindungi dari segala marabahaya yang dapat mengancam keselamatan mereka. Hal ini tercantum dalam Pasal 1 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, bahwa anak harus dijamin dan dilindungi hak-haknya agar mereka dapat hidup, tumbuh dan berkembang secara optimal serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kejahatan dan diskriminasi. Namun pada kenyataannya, perkembangan teknologi yang semakin pesat justru membawa ancaman baru terhadap anak seperti seperti maraknya konten deepfake pornography, chatbot AI, metaverse hingga AI-generated Child Sexual Abuse Material. Bahkan menurut data dari IWF pada tahun 2024, terdapat 3.500 konten mengenai pelecehan seksual pada anak yang dibuat dengan AI. Berdasarkan hasil observasi awal di MAN 3 Madiun Plus Keterampilan ditemukan bahwa para guru telah terbiasa dengan penggunaan AI namun tingkat pemahaman mereka terhadap kejahatan berbasis AI masih relatif terbatas. Terlebih dengan peran mereka sebagai orang tua sekaligus guru yang menuntut mereka untuk melakukan peran pengasuhan tetap optimal. Beberapa penelitian terdahulu lebih berfokus pada aspek normatif atau perundang-undangan sementara kajian yang membahas mengenai peran keluarga dan fikih perlindungan anak masih relatif terbatas.
Berdasarkan uraian tersebut, penulis merumuskan dua permasalahan utama, yaitu: (1) Bagaimana perspektif fikih perlindungan anak terhadap pandangan orang tua dalam melindungi anak dari kekerasan seksual berbasis AI? (2) Bagaimana perspektif fikih perlindungan anak terhadap praktik yang dilakukan orang tua dalam melindungi anak dari kekerasan seksual berbasis AI?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif-empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kepada para guru di MAN 3 Madiun Plus Keterampilan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptis dengan menggunakan teori-teori yang digunakan dalam penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) pandangan orang tua dalam upaya melindungi anak dari kekerasan seksual berbasis AI sudah sejalan dengan nilai-nilai dasar dalam fikih perlindungan anak yaitu tauhud, keadilan dan maslahat. (2) Praktik perlindungan oleh orang tua telah sesuai dengan prinsip-prinsip fikih perlindungan anak, namun masih perlu adanya peningkatan dan penguatan lebih lanjut karena aspek perlindungan yang diterapkan masih terpenuhi sebagian

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Yudhi Achmad Bashori
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 Jun 2026 00:51
Last Modified: 26 Jun 2026 00:51
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41384

Actions (login required)

View Item View Item