Auliyana, Risa Mufida (2026) Efektivitas Pelaksanaan “Hadhanah” Dalam Mengatasi Problematika Sosial Anak Pasca Perceraian (Studi Kasus Di Desa Demangan Siman Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
PUBLIKASI SKRIPSI RISA .pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Perceraian orang tua tidak hanya memutus hubungan suami istri, tetapi juga berdampak pada perkembangan psikologis dan sosial anak. Di Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, perceraian menimbulkan berbagai persoalan pada anak, seperti rendahnya kepercayaan diri, menarik diri dari pergaulan, kesulitan berinteraksi dengan teman sebaya, dan hambatan dalam menyesuaikan diri di lingkungan masyarakat. Hal ini menunjukkan pentingnya pelaksanaan fungsi hadhanah dalam memenuhi kebutuhan emosional, pendidikan, dan sosial anak setelah perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk problematika sosial yang dialami anak pasca perceraian serta menganalisis pelaksanaan fungsi hadhanah oleh pemegang hak asuh dalam mengatasi hambatan sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari anak usia sekolah, orang tua, guru, dan tokoh masyarakat di Desa Demangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori hadhanah dan teori efektivitas hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak pasca perceraian mengalami problematika sosial berupa rendahnya rasa percaya diri, kecenderungan menghindari interaksi sosial, kesulitan bergaul dengan teman sebaya, dan belum optimalnya kemampuan beradaptasi dalam kehidupan bermasyarakat. Kondisi ini dipengaruhi oleh berkurangnya perhatian, kasih sayang, dan kedekatan emosional orang tua setelah perceraian. Pelaksanaan fungsi hadhanah belum sepenuhnya optimal, terutama dalam pendampingan emosional dan sosial anak. Faktor pendukung perkembangan sosial anak meliputi dukungan keluarga, perhatian lingkungan, peran sekolah, dan hubungan baik dengan teman sebaya, sedangkan faktor penghambatnya meliputi kurangnya pengawasan orang tua, konflik keluarga, keterbatasan ekonomi, dan lingkungan pergaulan yang kurang kondusif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perceraian orang tua memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan sosial anak. Oleh karena itu, pelaksanaan fungsi hadhanah secara optimal serta dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan agar anak mampu beradaptasi dan berkembang secara sosial setelah perceraian orang tua
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Nihayatur Rohmah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 01:12 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 01:12 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41398 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
