Peran KUA Dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Tentang Sertifikasi Tanah Wakaf Tinjauan Efektivitas Hukum ( Studi Kasus Di KUA Kec Kedunggalar Kab Ngawi )

Qorib, Iqbal Abroril (2026) Peran KUA Dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Tentang Sertifikasi Tanah Wakaf Tinjauan Efektivitas Hukum ( Studi Kasus Di KUA Kec Kedunggalar Kab Ngawi ). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.

[thumbnail of 101190045_Iqbal Abroril Qorib_HKI (1).pdf]
Preview
Text
101190045_Iqbal Abroril Qorib_HKI (1).pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat sertifikasi tanah wakaf di masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman hukum, kuatnya praktik wakaf tradisional, serta belum optimalnya pelaksanaan sosialisasi hukum oleh lembaga terkait. Dalam praktiknya, masyarakat masih banyak melakukan wakaf secara lisan berdasarkan kepercayaan sosial tanpa disertai legalitas formal berupa sertifikat tanah wakaf. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan sengketa hukum dan ketidakpastian status aset wakaf di kemudian hari.
Dalam konteks ini, Kantor Urusan Agama (KUA) memiliki posisi strategis sebagai institusi yang berwenang dalam pencatatan dan pembinaan wakaf. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran KUA dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sertifikasi tanah wakaf serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas hukum sertifikasi tanah wakaf di Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala dan pegawai KUA, tokoh agama, nāzhir, serta masyarakat setempat. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA Kecamatan Kedunggalar telah menjalankan perannya melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, pelayanan administratif, konsultasi hukum, dan pendampingan sertifikasi. Namun, peran tersebut belum optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, minimnya intensitas sosialisasi, dan luasnya wilayah pelayanan. Efektivitas hukum sertifikasi tanah wakaf di Kecamatan Kedunggalar dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kuatnya budaya wakaf tradisional, persepsi negatif terhadap kerumitan prosedur birokrasi, serta pola komunikasi hukum yang belum masif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas hukum tidak hanya bertumpu pada keberadaan regulasi, melainkan sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan kapasitas institusi lokal. Diperlukan strategi sosialisasi yang lebih proaktif, partisipatif, dan berkelanjutan dari KUA untuk mengikis hambatan kultural tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Umarwan Sutopo
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 Jun 2026 01:32
Last Modified: 26 Jun 2026 01:32
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41429

Actions (login required)

View Item View Item