Khanaiya, Khanaiya (2026) TRADISI JIMPITAN SEBAGAI INSTRUMEN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI DESA GLONGGONG KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN DALAM PERSPEKTIF MAQÂṢID AL-SHARÎ’AH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
102220058-KHANAIYA-HUKUM EKONOMI SYARIAH.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Khanaiya 2026. Analisis Tradisi Jimpitan Sebagai Instrumen Kesejahteraan Sosial dalam Perspektif Maqāṣid Al-Sharī‘ah di Desa Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Muhammad Ali Murtadlo, M.H.Kata Kunci/Keywords : Tradisi Jimpitan, Kesejahteraan Sosial, Maqāṣid Al�Sharī‘ahJimpitan merupakan tradisi gotong royong masyarakat yang dilakukan dengan menyisihkan sebagian harta secara rutin untuk dikumpulkan dan dimanfaatkan bagi kepentingan bersama. Dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah, praktik ini bertujuan mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kerusakan dalam kehidupan masyarakat. Di Desa Glonggong, dana jimpitan dikumpulkan secara rutin dan dimanfaatkan terutama untuk fasilitas umum, khususnya penerangan lingkungan. Namun, pemanfaatannya yang belum mencakup berbagai aspek sosial seperti keamanan, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah, terutama terkait kejelasan pemanfaatan dana jimpitan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik penghimpunan jimpitan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Glonggong dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah? bagaimana pendistribusian dan pemanfaatan hasil jimpitan dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah?Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif. Sumber data primer dari penelitian ini adalah petugas jimpitandan tokoh masyarakat. Sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen rekapitulasi keuangan jimpitan, dan literatur yang membahas tentang jimpitan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penghimpunan dana jimpitan di Desa Glonggong pada aspek pembayaran, pencatatan, dan pelaporan telah sesuai dengan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya ḥifẓ al-māl (menjaga harta) melalui penerapan transparansi pengelolaan dana, serta ḥifẓ ad-dīn (menjaga agama) melalui nilai keikhlasan dan tolong-menolong (ta‘āwun). Namun, aspek penyimpanan dana belum sepenuhnya memenuhi prinsip maqāṣid al-syarī‘ah. Sementara itu, pendistribusian dan pemanfaatan dana jimpitan belum merata pada bidang kesehatan, pendidikan, dan keamanan masyarakat sehingga belum sepenuhnya mencerminkan prinsip ḥifẓ an-nafs (menjaga jiwa) dan ḥifẓ al-‘aql(menjaga akal).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Ali Murtadlo, M.H. |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 02:33 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 02:33 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41466 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
