ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI JASA PENERAWANG DAN PENANGKAL HUJAN (Studi Kasus Di Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo)

Yusuf, Hisyam Syafruddin (2026) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI JASA PENERAWANG DAN PENANGKAL HUJAN (Studi Kasus Di Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of HISYAM SYAFRUDDIN YUSUF - 102190122 - HES - e tesis.pdf]
Preview
Text
HISYAM SYAFRUDDIN YUSUF - 102190122 - HES - e tesis.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

YUSUF, HISYAM SYAFRUDDIN. 2026. ANALISIS HUKUM ISLAM
TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI JASA PENERAWANG DAN
PENANGKAL HUJAN (STUDI KASUS DI BROTONEGARAN,
KECAMATAN PONOROGO, KABUPATEN PONOROGO. Skripsi.
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam
Negeri (UIN) Ponorogo. Pembimbing Umarwan Sutopo, Lc. M.H.I.
Kata Kunci/keyword: Jasa Penerawang, Penangkal Hujan, Ju’alah
Di pedesaan Ponorogo seperti Kelurahan Brotonegaran, praktik jasa
penerawang dan pencegah hujan marak sebagai profesi jasa. Hal tersebut untuk
melindungi proses panen dari cuaca dan menangkal hujan ketika akan diselenggarakan
acara supaya terhindar dari cuaca buruk. Meskipun Islam memandang hujan sebagai
takdir Allah dan sering dikaitkan dengan syirik dan diharamkan jika praktik tersebut
batil, tapi Madzab Hanafi lebih fleksibel tanpa praktik gaib yang eksplisit/jelas. Inti
masalah yakni akad ujrah dan sistem pengupahan dengan sistem seikhlasnya
(Rp500rb–1jt atau berupa barang) sah sebagai manfaat mubah atau batal karena gharar
dan takhayul.
Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini yakni, Bagaimana analisis Hukum
Islam terhadap konsep kemanfaatan yang diterapkan jasa penerawang hujan di
Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo?. Bagaimana
kategorisasi praktek jasa penerawang hujan sebagai akad ijarah atau ju’alah dalam
perspektif di kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik
pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teori yang
digunakan adalah teori Ija>rah dan Ju’alah.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aspek kemanfaatan jasa penerawang
hujan dalam kasus di Kelurahan Brotonegaran terlihat pada tujuan praktisnya yang
positif dan bermanfaat, yaitu menentukan hujan, melancarkan acara, menjaga panen
tetap aman, dan mencegah kerugian usaha, sehingga manfaatnya lebih menekankan
hasil akhir daripada lamanya proses kerja. Namun dalam prakteknya kurang sesuai
dengan Hukum Islam.
Dalam perspektif fikih, syarat dan rukun Ija>rah terpenuhi namun secara
substansi belum terpenuhi. Praktik bisa sesuai dengan Hukum Islam apabila metode
yang digunakan oleh jasa penerawang hujan dibantu menggunakan alat canggih
dengan akurasi yang bagus. Dengan begitu penerawangan akan akurat dan tepat. Pola
akadnya lebih dekat dengan akad Ju’alah karena imbalan diberikan atas tercapainya
tujuan yang diharapkan, dengan konsumen sebagai pihak yang menjanjikan upah dan
penerawang hujan sebagai pelaksana yang menerima pembayaran ketika hasil
dianggap tercapai.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Umarwan Sutopo, Lc., M.H.I.
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 Jun 2026 02:55
Last Modified: 26 Jun 2026 02:55
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41475

Actions (login required)

View Item View Item