Rozaq, Mohamad Ngabdur (2026) TANGGUNG JAWAB PROVIDER WI-FI PT. MENAKSOPAL LINK NUSANTARA ATAS GANGGUAN JARINGAN DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN FIQIH MUAMALAH (Studi Kasus di Perumahan Panca Garden Kertosari Madiun). Undergraduate (S1) thesis, UIN PONOROGO.
Preview |
Text
E-Theses.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Rozaq, Mohamad Ngabdur 2026. Tanggung Jawab Provider Wi-Fi PT. Menaksopal Link Nusantara Atas Gangguan Jaringan Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen Dan Fiqih muamalah (Studi Kasus Di Perumahan Panca Garden Kertosari Madiun). Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Ahmad Subhan, S.H.I., M.H.
Kata Kunci/Keyword: “Tanggung Jawab Provider, Gangguan Jaringan, Perlindungan Konsumen, Fiqih muamalah, Al-Amanah wal Wafa bil Ahdi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya gangguan jaringan Wi-Fi yang dialami pelanggan PT. Menaksopal Link Nusantara di Perumahan Panca Garden Kertosari Madiun, seperti koneksi lambat, lag, latensi tinggi, serta tidak adanya mekanisme kompensasi yang jelas. Kondisi ini menimbulkan kerugian bagi konsumen yang hak-haknya belum sepenuhnya terpenuhi.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk tanggung jawab PT. Menaksopal Link Nusantara menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen? (2) Bagaimana mekanisme layanan perbaikan gangguan dalam perspektif fiqih muamalah, dari prinsip Al-Amanah wal Wafa bil Ahdi?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap lima pelanggan aktif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pola pikir deduktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk tanggung jawab PT. Menaksopal Link Nusantara menurut Undang-Undang Perlindungan Konsumen belum sepenuhnya terpenuhi. Hak atas kenyamanan (Pasal 4 huruf a), hak atas informasi yang benar dan jelas (Pasal 4 huruf c), serta hak atas kompensasi (Pasal 4 huruf h) tidak diberikan secara optimal. Hanya satu dari lima informan yang pernah mendapat kompensasi. Perjanjian berlangganan juga tidak mencantumkan mekanisme kompensasi yang jelas. (2) Mekanisme layanan perbaikan gangguan dalam perspektif fiqih muamalah belum mencerminkan prinsip Al-Amanah dan Al-Wafa’ bil ‘Ahdi. Perusahaan belum jujur dan transparan dalam memberikan informasi, belum konsisten menepati janji terkait waktu perbaikan masalah performa, serta tidak memiliki mekanisme kompensasi yang terstruktur. Hal ini bertentangan dengan QS. An-Nisa ayat 58 dan QS. Al-Ma'idah ayat 1 yang memerintahkan untuk menyampaikan amanah dan menepati janji.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ahmad Subhan |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 02:55 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 02:55 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
