Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kualitas Kehidupan Rumah Tangga Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus di Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi)

Lestari, Septi Dwi (2026) Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kualitas Kehidupan Rumah Tangga Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus di Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi). Undergraduate (S1) thesis, UIN PONOROGO.

[thumbnail of Ethesis_Septi Dwi Lestari.pdf]
Preview
Text
Ethesis_Septi Dwi Lestari.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Lestari, Septi Dwi. 2026.
Kata Kunci/Keywords : Pernikahan Dini, Kualitas Kehidupan Rumah Tangga,Maqasid Syariah
Fenomena pernikahan dini menjadi topik yang memprihatinkan, khususnya di Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Praktik pernikahan di bawah umur ini seringkali dilatarbelakangi oleh faktor kehamilan di luar nikah (MBA), pergaulan bebas, faktor sosial, dan kemauan sendiri dengan niat menghindari zina. Setelah melangsungkan pernikahan, kehidupan rumah tangga pasangan usia dini ini sering diwarnai oleh pertengkaran yang dipicu oleh ketidaksiapan mental, kurangnya wawasan pengasuhan anak, serta tekanan ekonomi.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengaruh pernikahan dini terhadap kualitas kehidupan rumah tangga di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi? Bagaimana dampak pernikahan dini terhadap kualitas kehidupan rumah tangga di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi perspektif maqasid syariah ?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif.
Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pernikahan dini memberikan dampak negatif terhadap kualitas kehidupan rumah tangga. Keterbatasan finansial, ketidaksiapan mental, dan tekanan sosial berujung pada seringnya terjadi perselisihan dan ancaman keretakan rumah tangga. Apabila ditinjau dari perspektif maqasid syariah praktik pernikahan dini di Desa Tempuran secara umum bertentangan dengan konsep pemeliharaan jiwa dan pemeliharaan harta. Hal ini dikarenakan ketidakstabilan finansial dan risiko kesehatan mental maupun fisik akibat pernikahan dini lebih mendatangkan kerusakan dibandingkan kemaslahatan bagi keberlangsungan keluarga tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ali Yasmanto
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 Jun 2026 06:20
Last Modified: 26 Jun 2026 06:20
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41498

Actions (login required)

View Item View Item