Kewajiban Pemenuhan Nafkah Anak Belum Mumayyiz Pasca Cerai Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Sukorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun)

Fajerin, Muhamad (2026) Kewajiban Pemenuhan Nafkah Anak Belum Mumayyiz Pasca Cerai Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Sukorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of MUHAMAD FAJERIN_101200201_HKI.pdf]
Preview
Text
MUHAMAD FAJERIN_101200201_HKI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Fajerin, Muhamad 2026. Kewajiban Pemenuhan Nafkah Anak Belum Mumayyiz Pasca Cerai Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Sukorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun).Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Khairil Umami, M.S.I.
Kata Kunci: Hak Asuh Anak, Nafkah Anak, Perceraian, Kompilasi Hukum Islam
Anak merupakan amanah yang wajib dipelihara dan dipenuhi hak-haknya oleh orang tua, baik dalam kondisi keluarga utuh maupun setelah terjadinya perceraian. Dalam Kompilasi Hukum Islam dijelaskan bahwa hak asuh anak yang belum mumayyiz pada dasarnya berada pada ibu, sedangkan ayah tetap berkewajiban memberikan nafkah kepada anak. Namun dalam praktik di masyarakat, pelaksanaan pemenuhan nafkah anak pasca perceraian seringkali tidak berjalan sebagaimana mestinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kewajiban pemenuhan nafkah anak belum mumayyiz pasca perceraian di Desa Sukorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun serta menganalisisnya dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan kewajiban pemenuhan nafkah anak belum mumayyiz menurut Kompilasi Hukum Islam di Desa Sukorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemenuhan nafkah anak belum mumayyiz di Desa Sukorejo dalam beberapa kasus terdapat penyimpangan akibat faktor ekonomi, kondisi sosial, dan kemampuan orang tua dalam mengasuh anak. Sementara itu, kewajiban pemenuhan nafkah oleh ayah pasca perceraian belum sepenuhnya terlaksana secara optimal, yang dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran hukum, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya pengawasan dari pihak terkait. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat serta peran aktif lembaga yang berwenang untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak secara adil dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Khairil Umami
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 Jun 2026 06:33
Last Modified: 26 Jun 2026 06:33
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41513

Actions (login required)

View Item View Item