Arifiyah, Retha Anis (2026) KEPUTUSAN GENERASI MUDA DALAM MENUNDA PERNIKAHAN DI DESA PAGOTAN KECAMATAN GEGER KABUPATEN MADIUN (Perspektif Teori Pilihan Rasional Dan Maqasid Syariah). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
ETHESE FIKS (1).pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Arifiyah, Retha Anis Nurul Arifiyah 2026. Keputusan Generasi Muda Dalam Menunda Pernikahan di Desa Pagotan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun (Perspektif Teori Pilihan Rasional Dan Maqasid Syariah). Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Dr. Rif’ah Roihanah, S.H, M, Kn
Kata Kunci/keyword: Faktor Finansial, Generasi Muda, Teori Pilihan Rasional, Maqasid Syariah
Penundaan pernikahan di kalangan generasi muda semakin meningkat, khususnya yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, terjadi penurunan jumlah pernikahan dari 13 pernikahan pada tahun 2024 menjadi 10 pernikahan pada tahun 2025. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir generasi muda dalam memandang pernikahan, yang tidak lagi semata-mata didasarkan pada kesiapan usia, tetapi juga pada kesiapan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor finansial dalam keputusan generasi muda menunda pernikahan serta mengkaji fenomena tersebut dalam perspektif Maqasid al-Syari‘ah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan generasi muda di Desa Pagotan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun dalam menunda pernikahan dalam perspektif teori pilihan rasional.? Bagaimana pertimbangan generasi muda di Desa Pagotan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun dalam menunda pernikahan dalam Perspektif Maqasid Syariah.?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor finansial menjadi pertimbangan utama dalam menunda pernikahan, meliputi ketidakstabilan penghasilan, tingginya biaya pernikahan, kebutuhan tempat tinggal, serta tuntutan kesejahteraan rumah tangga. Selain itu, kesiapan mental dan emosional juga menjadi faktor penting dalam mendukung keputusan tersebut. Dalam perspektif teori pilihan rasional, keputusan menunda pernikahan karena faktor finansial merupakan bentuk tindakan rasional individu karena faktor finansial guna meminimalkan risiko serta memaksimalkan kesiapan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Sementara itu, dalam perspektif Maqasid Syariah penundaan pernikahan karena faktor finansial dapat dipahami sebagai upaya mewujudkan kemaslahatan dengan menjaga harta, jiwa, akal, dan agama. Namun demikian, penundaan tersebut harus tetap berada dalam batas yang wajar agar tidak bertentangan dengan tujuan menjaga keturunan. Dengan demikian, penundaan pernikahan merupakan bentuk keputusan rasional generasi muda dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang lebih stabil, harmonis, dan sejahtera, serta tetap berada dalam kerangka nilai-nilai syariat Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Dr. RIF’AH ROIHANAH, S.H.,M.Kn. |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 07:21 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 07:21 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41525 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
