Rinaldi, Billy (2026) TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK BAGI HASIL PADA PETANI SAWIT (STUDI KASUS DI DESA PONDOK KANDANG KECAMATAN PONDOK SUGUH KABUPATEN MUKO MUKO). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
E- Thesis Billy Rinaldy.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Rinaldi, Billy 2026, “Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Bagi Hasil Pada Petani Sawit(Studi Kasus Di Desa Pondok Kandang Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko Muko,” Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Pembimbing Muh. Maksum, M. E. Sy.
Kata Kunci: Fiqih Muamalah, Bagi Hasil.
Praktik kerja sama bagi hasil pada perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu bentuk muamalah yang banyak diterapkan oleh masyarakat Desa Pondok Kandang, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Muko Muko. Kerja sama ini dilakukan antara pemilik kebun dan petani penggarap dengan tujuan saling membantu dalam pengelolaan kebun serta memperoleh keuntungan bersama. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan adanya perubahan persentase pembagian hasil dari kesepakatan awal 50:50 menjadi 70:30 tanpa adanya akad ulang atau musyawarah yang jelas. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan terkait keadilan dan kesesuaian praktik bagi hasil dengan ketentuan fikih muamalah, khususnya akad musāqah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tinjauan fikih muamalah terhadap akad dan persentase bagi hasil yang diterapkan pada petani sawit di Desa Pondok Kandang.
Bagaimana tinjauan fikih muamalah terhadap akad bagi hasil petani sawit di Desa Pondok Kandang Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko Muko dan bagaimana tinjaun fikih muamalah terhadap prensentase baggi hasil petani sawit di Desa Pondok Kandang Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko Muko.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung kepada pemilik kebun dan petani penggarap sawit di Desa Pondok Kandang. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari informan penelitian serta data sekunder yang berasal dari buku, jurnal, dan literatur terkait fikih muamalah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai praktik bagi hasil yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bagi hasil yang dilakukan masyarakat Desa Pondok Kandang pada dasarnya merupakan bentuk akad musāqah karena melibatkan kerja sama antara pemilik kebun dan pengelola dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit dengan sistem pembagian hasil panen. Akan tetapi, pelaksanaan akad masih dilakukan secara lisan dan belum memenuhi beberapa syarat ideal dalam fikih muamalah, terutama terkait kejelasan dan kepastian perubahan kesepakatan. Perubahan persentase bagi hasil yang dilakukan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muh. Maksum |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 02:29 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 02:29 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
