Nugroho, Subkhan Adi (2026) [GUNAKAN SCAN ASLI PADA: 1)LEMBAR PERSETUJUAN (TTD DOSEN PEMBIMBING DAN KAPRODI), 2)LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI (TTD TIM PENGUJI, DEKAN FAKULTAS STEMPEL FAKULTAS) 3)LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI, 4)LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI, TAMBAHKAN WATERMARK, SILAKAN PERBAIKI DAN UPLOAD KEMBALI] Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Kerja Sama dan Pembagian Hadiah Antara Bengkel dan Pembalap Motor (Studi di Bengkel MRT Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SUBKHAN 102190175 HES NASKAH.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Subkhan Adi Nugroho. Tintauan Hukum Islam Terhadap Praktik Kerja Sama dan Pembagian Hadiah Antara Bengkel MRT dan Pembalap Motor(Studi Di Bengkel MRT Ponorogo). Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Ali Yasmanto, M. H. I.
Kata Kunci : Musyarakah, Pembalap Motor, Tinjauan Hukum Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik kerja sama antara bengkel dan pembalap motor dalam mengikuti perlombaan balap motor yang melibatkan pembagian keuntungan berupa hadiah perlombaan berdasarkan kesepakatan tertentu. Dalam praktiknya, pihak bengkel menyediakan fasilitas, kendaraan, biaya operasional, dan kebutuhan perlombaan, sedangkan pembalap memberikan kontribusi berupa keterampilan, tenaga, dan pengalaman dalam mengikuti perlombaan. Apabila pembalap memperoleh kemenangan, hadiah yang diperoleh dibagi antara pembalap dan pihak bengkel sesuai kesepakatan yang telah ditentukan. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan pembagian hadiah yang terkadang menimbulkan ketidakjelasan mengenai hak masing-masing pihak. Kondisi tersebut menarik untuk ditinjau berdasarkan konsep akad musyarakah dalam hukum Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kerja sama antara bengkel dan pembalap motor dalam perlombaan balap motor berdasarkan perspektif akad musyarakah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teori akad musyarakah dalam fikih muamalah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kerja sama antara bengkel dan pembalap motor memiliki karakteristik yang mendekati akad musyarakah, karena masing-masing pihak memberikan kontribusi untuk mencapai tujuan bersama, yaitu memperoleh prestasi dan hadiah dari perlombaan. Bengkel berkontribusi dalam bentuk modal, sarana, dan biaya perlombaan, sedangkan pembalap berkontribusi dalam bentuk keahlian dan tenaga. Pembagian hadiah yang diperoleh dari perlombaan dapat dibenarkan menurut akad musyarakah apabila nisbah atau persentase pembagiannya ditentukan secara jelas dan disepakati sejak awal oleh kedua belah pihak. Namun, apabila pembagian hadiah dilakukan secara tidak pasti atau berubah-ubah tanpa kesepakatan yang jelas, maka hal tersebut mengandung unsur gharar yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Oleh karena itu, kejelasan akad dan kesepakatan mengenai pembagian keuntungan menjadi faktor penting dalam mewujudkan praktik kerja sama yang sesuai dengan ketentuan hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ali Yasmanto |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 05:20 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:53 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41601 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
