..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, LAMPIRKAN SCAN WARNA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, TAMBAHKAN DAFTAR ISI, UPLOAD ULANG)..TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI JAGOAN DALAM PERNIKAHAN DI DESA NGRENDENG KECAMATAN SINE KABUPATEN NGAWI

Hafifudin, Muhamad Alwan (2026) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, LAMPIRKAN SCAN WARNA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, TAMBAHKAN DAFTAR ISI, UPLOAD ULANG)..TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI JAGOAN DALAM PERNIKAHAN DI DESA NGRENDENG KECAMATAN SINE KABUPATEN NGAWI. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad BesariPonorogo.

[thumbnail of E THESIS ALWAN UPLOAD.pdf]
Preview
Text
E THESIS ALWAN UPLOAD.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata Kunci: Tradisi Jagoan, Pernikahan, Hukum Islam, ‘Urf Shahih, Maslahah Mursalah
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena pada tradisi Jagoan di Desa Ngrendeng. Kedudukannya bersinggungan dengan tekanan sosial berupa beban psikologis, rasa tidak tenang, serta ketakutan akan sanksi sosial seperti gunjingan atau stigma eksklusif (ndeweki) jika adat tersebut ditinggalkan. Hal ini mengindikasikan bahwa tradisi Jagoan tidak hanya dijalankan atas kesadaran budaya, melainkan juga sebagai upaya defensif warga untuk menghindari pengucilan dan menjaga legitimasi sosial.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian Studi Kasus (Field Research) yang dilaksanakan di Desa Ngrendeng. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten dengan pola berpikir induktif. Wawancara dalam penelitian ini dilakukan kepada informan yang terdiri dari Kepala Desa, Perjongga, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di Desa Ngrendeng.
Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) Menjelaskan persepsi masyarakat terhadap tradisi jagoan dalam pernikahan di Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi (2) Menganalisis tinjauan Hukum Islam terhadap tradisi jagoan dalam pernikahan di Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi?
Hasil penelitian adalah sebagai berikut; (1) Persepsi masyarakat Desa Ngrendeng terhadap tradisi Jagoan terbagi dalam dua sudut pandang. Kelompok yang melaksanakan tradisi memandang sebagai kewajiban adat, simbol tanggung jawab suami, dan upaya pelestarian budaya yang dijaga melalui kontrol sosial guna menghindari stigma ndeweki. Sebaliknya, kelompok yang tidak melaksanakan menekankan rasionalitas dengan memprioritaskan efisiensi waktu dan prinsip kesederhanaan tanpa mengabaikan keabsahan pernikahan. Meski berbeda, kerukunan masyarakat tetap terjaga melalui budaya rewang. Oleh sebab itu, membuktikan adanya toleransi di masyarakat walupun terdapat perbedaan pandangan dalam menyikapi tradisi. (2) Tinjauan Hukum Islam menetapkan status tradisi Jagoan sebagai sesuatu yang diperbolehkan berdasarkan teori 'Urf Shahih dan prinsip kebermanfaatan bersama. Hal ini karena Jagoan hanya berfungsi sebagai simbol kesiapan pria dalam berumah tangga dan tidak bertentangan dengan syariat, selama diniatkan untuk pelestarian budaya dan silaturahmi. Tradisi Jagoan juga difungsikan sebagai pengumuman pernikahan. Adapun tokoh agama mengarahkan masyarakat dalam penyelenggaraan Jagoan untuk menghindari isrāf dan riyā'.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Septiyan Hudan Fuadi
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 01 Jul 2026 01:44
Last Modified: 01 Jul 2026 01:44
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41644

Actions (login required)

View Item View Item