Peran Hakim dalam Menangani Permohonan Dispensasi Nikah Akibat Kehamilan Diluar Nikah Perspektif Maṣlaḥah (Studi di Pengadilan Agama Magetan)

Ashari, Hanifah (2026) Peran Hakim dalam Menangani Permohonan Dispensasi Nikah Akibat Kehamilan Diluar Nikah Perspektif Maṣlaḥah (Studi di Pengadilan Agama Magetan). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of NASKAH SKRIPSI PUBLIKASI HANIFAH fiks.pdf]
Preview
Text
NASKAH SKRIPSI PUBLIKASI HANIFAH fiks.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ashari, Hanifah. 2026. “Peran Hakim Dalam Menangani Permohonan Dispensasi Nikah Akibat Kehamilan Diluar Nikah Perspektif Maṣlaḥah (Studi di Pengadilan agama Magetan)”. Skripsi. Fakultas Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Endrik Safudin, M.H.
Kata Kunci/Keyword : Dispensasi Nikah, Kehamilan di Luar Nikah, Peran Hakim, Maṣlaḥah, Perlindungan Anak.
Fenomena dispensasi nikah akibat kehamilan diluar nikah di Kabupaten Magetan mencapai 58 kasus kehamilan diluar nikah terhitung sampai dengan maret 2026. Kehamilan di luar nikah yang dialami anak di bawah umur menjadi alasan terbesar yang mendominasi permohonan dispensasi nikah di wilayah tersebut. Dalam kondisi ini, peran hakim menjadi sangat krusial tidak hanya sebagai penegak hukum positif tetapi juga sebagai mujtahid yang harus mempertimbangkan prinsip kemaṣlaḥatan, perlindungan anak, serta dampak jangka panjang dari setiap putusan yang diambil.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan prinsip maṣlaḥah dalam pertimbangan hakim terhadap permohonan dispensasi nikah akibat kehamilan di luar nikah? Bagaimana peran hakim pengadilan agama magetan dalam memastikan perlindungan terhadap anak dan calon pasangan dalam kasus dispensasi nikah akibat kehamilan diluar nikah?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis normatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terhadap tiga hakim Pengadilan Agama Magetan serta dokumentasi dua penetapan, yaitu Penetapan Nomor 30/Pdt.P/2024/PA.Mgt. dan Penetapan Nomor 100/Pdt.P/2026/PA.Mgt. Data dianalisis menggunakan teori maṣlaḥah yang mencakup tiga syarat dan tiga tingkatan kemaslahatan
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, penerapan prinsip maṣlaḥah dalam pertimbangan hakim Pengadilan Agama Magetan mencakup ketiga tingkatannya: Maṣlaḥah Ḍarūriyyah dalam rangka memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta; Maṣlaḥah Ḥājiyyah berkenaan dengan kemudahan administrasi kependudukan dan perlindungan hak nafkah; serta Maṣlaḥah Taḥsīniyyah dalam hal pemulihan martabat keluarga dan keharmonisan sosial. Kedua, hakim menjalankan peran aktif dalam memastikan perlindungan anak melalui tiga mekanisme: pemeriksaan terpisah antara anak dan orang tua, penggalian kesiapan psikologis dan ekonomi calon mempelai, serta deteksi unsur paksaan, yang diperkuat dengan pemberian nasihat wajib sesuai PERMA Nomor 5 Tahun 2019. Dengan demikian, putusan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Magetan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mewujudkan kemaslahatan yang substantif bagi semua pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Endrik Safudin
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 01 Jul 2026 01:43
Last Modified: 01 Jul 2026 01:43
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41647

Actions (login required)

View Item View Item