Ghofururrohim, Noor Muhammad (2026) Interaksi Sosial dalam Film Pendek “Tilik” 2018 Karya Ravacana Films (Analisis Semiotika Roland Barthes). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Interaksi Sosial dalam Film Pendek Tilik 2018 Karya Ravacana Films (Analisis Semiotika Roaland Barthes).pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Noor Muhammad Ghofururrohim, 2026. Interaksi Sosial dalam Film Pendek
“Tilik” Karya Ravacana Films (Analisis Semiotika Roland Barthes). Skripsi
Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran
Islam. Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Dosen Pembimbing : Galih Akbar Prabowo, M.A.
Kata Kunci : Interaksi Sosial, Film Pendek, Semiotika Roland Barthes
Film sebagai media komunikasi massa memiliki peran penting dalam
merepresentasikan realitas sosial yang terjadi di masyarakat, termasuk interaksi sosial
yang terbentuk melalui komunikasi sehari-hari. Film pendek Tilik merupakan salah
satu karya yang menggambarkan kehidupan masyarakat pedesaan dengan berbagai
dinamika interaksi sosial, seperti komunikasi kelompok, gosip, konflik, hingga
solidaritas sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa interaksi sosial tidak hanya
berupa hubungan sederhana, tetapi juga mengandung makna yang kompleks dan
dipengaruhi oleh nilai, norma, serta budaya yang berkembang dalam masyarakat. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna interaksi sosial yang
terdapat dalam film pendek Tilik.
Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes yang
mengkaji tanda melalui tiga tahapan pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap adegan-adegan dalam
film serta dokumentasi berupa tangkapan layar (screenshot) dan dialog yang relevan
dengan fokus penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Makna denotasi dalam film ini
memperlihatkan adanya interaksi sosial berupa percakapan antar tokoh selama
perjalanan menjenguk Bu Lurah, yang mencakup aktivitas komunikasi, perdebatan,
serta interaksi dengan aparat kepolisian. (2) Makna konotasi menunjukkan adanya
dinamika sosial yang lebih dalam, seperti praktik gosip sebagai bentuk kontrol sosial,
munculnya konflik akibat perbedaan pendapat, serta adanya solidaritas dan kerja sama
dalam kelompok. Selain itu, interaksi antara masyarakat dengan aparat mencerminkan
relasi kuasa dan strategi komunikasi persuasif. (3) Makna mitos dalam film ini
menunjukkan adanya konstruksi sosial yang telah dinormalisasi dalam masyarakat,
seperti anggapan bahwa gosip merupakan hal yang wajar, pentingnya menjaga
kerukunan dalam kelompok, serta keyakinan bahwa hubungan sosial dapat
memengaruhi penyelesaian suatu masalah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Galih Akbar Prabowo |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 02:38 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 02:38 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
