Pajar, Pajar (2026) Pola Komunikasi Ustadz dalam Pembelajaran Kitab Kuning untuk Membangun Karakter Disiplin Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Ma’mun Pedang Songo Turi, Panekan, Magetan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
pajar_302210107_Komunikasi Penyiaran Islam.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Pajar, 2025. Pola Komunikasi Ustadz dalam Pembelajaran Kitab Kuning untuk Membangun Karakter Disiplin Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Ma’mun Pedang Songo Turi, Panekan, Magetan. Skripsi. PROGRAM STUDI Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Dr. Iswahyudi, M.Ag.
Kata Kunci: Pola Komunikasi, Pembelajaran Kitab Kuning, Karakter Disiplin, Pondok Pesantren.
Pembelajaran kitab kuning di pesantren merupakan instrumen vital dalam mentransmisikan nilai-nilai Islam dan membentuk karakter santri. Namun, dalam pelaksanaannya sering kali ditemukan kesenjangan (gap) komunikasi antara ustadz dan santri. Keragaman latar belakang santri sering kali berbenturan dengan pola komunikasi ustadz yang cenderung formal, figuratif, atau menggunakan istilah teknis yang sulit dipahami, sehingga menghambat internalisasi nilai kedisiplinan. Fenomena ini menuntut adanya analisis mendalam mengenai pola komunikasi yang efektif agar tujuan pendidikan karakter di Pondok Pesantren Hidayatul Ma’mun Pedang Songo dapat tercapai secara optimal di tengah tantangan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tiga aspek utama: (1) Pola komunikasi yang diterapkan ustadz dalam pembelajaran kitab kuning; (2) Implikasi pola komunikasi tersebut terhadap pembentukan karakter disiplin santri; dan (3) Hambatan-hambatan yang muncul dalam proses komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ustadz menerapkan pola komunikasi yang variatif, meliputi pola primer (verbal/non-verbal), sekunder, linear, dan sirkular. Pola komunikasi linear (satu arah) sangat dominan dalam metode bandongan, yang terbukti efektif membentuk disiplin kepatuhan, ketertiban menyimak, dan fokus santri. Sementara itu, pola sirkular dalam metode sorogan dan musyawarah berperan melatih tanggung jawab akademik dan keberanian bertanya. Meskipun demikian, efektivitas komunikasi masih terkendala oleh hambatan teknis (tempo bicara), semantik (istilah asing), psikologis (rasa sungkan), fisik (kebisingan), dan hambatan status, yang memerlukan penyesuaian strategi komunikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Iswahyudi |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:31 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:31 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41784 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
