[TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI; SILAKAN LENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI] Konsep Kecerdasan Menurut Ibnu Hibban dalam Kitab Rauḍat Al-‘Uqalā’

Al Humaidini, Nabila (2026) [TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI; SILAKAN LENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI] Konsep Kecerdasan Menurut Ibnu Hibban dalam Kitab Rauḍat Al-‘Uqalā’. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of skripsi e thesis fiks bgd.pdf]
Preview
Text
skripsi e thesis fiks bgd.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Nabila Al Humaidini. 2026. Konsep Kecerdasan Menurut Ibnu Hibban dalam
Kitab RauḌat Al-‘Uqalā’. Skripsi. Skripsi. Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam
Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri
Ponorogo. Pembimbing: Dr. Muhammad Ali, M.Pd.
Kata Kunci: kecerdasan, akal, akhlak, Ibnu Hibban, Raudat al-‘Uqalā.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kecerdasan menurut Ibnu
Hibban sebagaimana dijelaskan dalam kitab Raudat al-‘Uqalā wa Nuzhat al-
Fuḍalā. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hakikat
kecerdasan menurut Ibnu Hibban, menganalisis karakteristik orang cerdas (al-
‘āqil), mengidentifikasi faktor-faktor yang menguatkan dan merusak kecerdasan,
serta menjelaskan relevansi konsep kecerdasan tersebut dalam bidang Bimbingan
Penyuluhan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman bahwa kecerdasan
dalam perspektif Islam tidak hanya berkaitan dengan kemampuan intelektual,
tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, dan sosial dalam kehidupan
manusia. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Hibban menjadi penting untuk dikaji
guna memahami bagaimana kecerdasan dipahami dalam tradisi keilmuan Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Sumber data utama adalah kitab Raudat al-‘Uqalā
wa Nuzhat al-Fuḍalā karya Ibnu Hibban, sedangkan sumber data sekunder
diperoleh dari berbagai literatur yang relevan dengan tema penelitian. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sementara analisis data
menggunakan metode deskriptif-analitis untuk mengkaji dan menafsirkan
pemikiran Ibnu Hibban tentang kecerdasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan menurut Ibnu Hibban
berpusat pada kemampuan akal dalam memahami kebenaran, mengendalikan
hawa nafsu, dan mengambil keputusan secara bijaksana. Kecerdasan tidak hanya
bersifat intelektual, tetapi juga mencakup dimensi moral, emosional, dan sosial
yang tercermin dalam akhlak yang baik serta kemampuan membangun hubungan
sosial yang harmonis. Perkembangan kecerdasan dipengaruhi oleh faktor
pengendalian diri, lingkungan pergaulan, pengalaman hidup, dan kehati-hatian
dalam bertindak, sehingga kecerdasan tidak hanya bersifat bawaan tetapi juga
dapat berkembang melalui proses pembelajaran dan pengalaman, serta memiliki
relevansi penting dalam pendidikan yang menekankan keseimbangan antara ilmu
dan pembinaan akhlak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Muhammad Ali
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1799 Other Psychology and Cognitive Sciences > 179999 Psychology and Cognitive Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 06 Jul 2026 01:11
Last Modified: 06 Jul 2026 01:11
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41887

Actions (login required)

View Item View Item