Wardani, Zellya Agnes (2026) PENGGUNAAN PERJANJIAN LAMA DALAM TAFSIR QS. YUSUF: ANALISIS HERMENEUTIKA ROMANTIK SCHLEIERMACHER DALAM TAFSIR AL-MISHBAH KARYA QURAISH SHIHAB. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.
Preview |
Text
301220067_ZellyaAgnesWardanii_IAT.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Agnes Wardani, Zellya. 2026. Penggunaan Perjanjian Lama Dalam Tafsir QS. Yusuf: Analisis Hermeneutika Romantik Schleiermacher Dalam Tafsir Al-Mishbah Karya Quraish Shihab. Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.
Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Prof. Dr. Aksin Wijaya, M.Ag.
Kata kunci: Perjanjian Lama, Tafsir Al-Mishbah, Quraish Shihab, Hermeneutika Romantik Schleiermacher
Keberagaman dalam penggunaan sumber tafsir Al-Quran merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri lagi. Mulai dari mufassir klasik hingga kontemporer semuanya memiliki ciri khas dan kecenderungan yang berbeda-beda mengenai sumber penafsiran. Disini M. Quraish Shihab menunjukkan kecenderungan untuk tidak membatasi diri pada sumber-sumber internal Islam saja, melainkan juga menggunakan sumber lain seperti Perjanjian Lama yang notabene adalah kitab umat non muslim atau yang kita kenal dengan isra’iliyyat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyingkap latar belakang M. Quraish Shihab dalam penggunaan Perjanjian Lama sebagai sumber tafsir dalam karya monumentalnya yaitu Tafsir Al-Mishbah khususnya pada QS. Yusuf. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan hermeneutika Romantik Schleiermacher yang terdiri dari analisis gramatikal dan analisis psikologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab menggunakan Perjanjian Lama bukan sebagai sumber utama, melainkan sebagai sumber tambahan dalam menafsirkan QS. Yusuf. Secara gramatikal, bentuk penggunaannya berfungsi sebagai informasi tambahan, pembanding kronologi kisah yang tidak dijelaskan secara rinci dalam Al-Qur’an, rujukan dalam menjelaskan perbedaan riwayat, serta sebagai objek kritik terhadap redaksi yang tidak sejalan dengan Al-Qur’an. Sementara itu, melalui analisis psikologis dengan pendekatan hermeneutika romantik Friedrich Schleiermacher, dapat dipahami bahwa latar belakang kehidupan M. Quraish Shihab yang kaya akan pengalaman intelektual, sosial, lintas budaya, dan keagamaan turut memengaruhi cara pandangnya dalam menafsirkan Al-Qur’an. Sikapnya yang moderat serta interaksinya dengan komunitas non muslim juga berkontribusi terhadap corak penafsirannya, termasuk dalam penggunaan Perjanjian Lama sebagai sumber pelengkap dalam Tafsir Al-Mishbah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Aksin Wijaya |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 04:10 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 04:10 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41954 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
