NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA KISAH NABI MUSA AS DAN NABI KHIDIR AS SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER: Telaah Tafsir Al-Azhar Buya Hamka

Amelia, Anisa Rizki (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA KISAH NABI MUSA AS DAN NABI KHIDIR AS SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER: Telaah Tafsir Al-Azhar Buya Hamka. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of Skripsi Anisa Rizki.pdf]
Preview
Text
Skripsi Anisa Rizki.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kualitas pendidikan karakter di kalangan peserta didik, yang ditandai dengan sikap kurang hormat, rendahnya kesabaran, serta melemahnya semangat dalam menuntut ilmu. Fenomena ini menunjukkan bahwa pendidikan modern cenderung lebih menitikberatkan aspek kognitif dan akademik, sementara pembinaan karakter dan moral belum mendapat perhatian yang proporsional. Padahal, pendidikan karakter merupakan elemen fundamental dalam membentuk kepribadian peserta didik secara utuh. Oleh karena itu, diperlukan kajian terhadap nilai-nilai pendidikan karakter yang bersumber dari Al-Qur’an, khususnya melalui kisah Nabi Musa dan Khidhir dalam QS. Al-Kahfi yang ditafsirkan dalam Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam kisah Nabi Musa dan Khidhir (QS. Al-Kahfi: 60–82) berdasarkan Tafsir Al-Azhar serta menganalisis relevansinya terhadap pendidikan karakter dalam konteks pendidikan modern. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir kontekstual . Sumber data utama adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, yang didukung oleh literatur lain yang relevan dengan kajian tafsir dan pendidikan karakter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Buya Hamka menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman sebagai inti proses pendidikan. Melalui perjalanan bersama Khidhir, Nabi Musa yang pada awalnya merasa paling alim akhirnya menyadari keterbatasan ilmunya setelah mengalami secara langsung berbagai peristiwa yang tidak segera dapat dipahami secara rasional. Temuan ini menegaskan bahwa ilmu tidak hanya diperoleh melalui pendekatan teoritis, tetapi juga melalui pengalaman, kesabaran, dan refleksi. Dengan demikian, nilai-nilai dalam kisah ini memiliki relevansi yang kuat dengan pendidikan karakter kontemporer, karena menekankan proses pembelajaran yang tidak instan, melainkan membentuk sikap rendah hati, kesabaran, dan keterbukaan terhadap pengetahuan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Anwar Mujahidin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 06 Jul 2026 08:11
Last Modified: 06 Jul 2026 08:11
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42005

Actions (login required)

View Item View Item