Dialog Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dengan Kaumnya tentang Ketuhanan Bintang Gemintang: Analisis Nilai-Nilai Pendidikan dan Relevansinya Terhadap Metode Pembelajaran

'Afwa, Bariklina Ladzatul (2026) Dialog Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dengan Kaumnya tentang Ketuhanan Bintang Gemintang: Analisis Nilai-Nilai Pendidikan dan Relevansinya Terhadap Metode Pembelajaran. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of BARIKLINA LADZATUL 'AFWA READY S,Ag (2).pdf]
Preview
Text
BARIKLINA LADZATUL 'AFWA READY S,Ag (2).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya krisis pembelajaran yang ditandai dengan rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik, dominannya pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-centered learning), serta lemahnya pembentukan karakter dalam proses pendidikan. Dalam konteks tersebut, Al-Qur'an sebagai sumber nilai pendidikan menawarkan berbagai model pembelajaran yang dapat dijadikan rujukan, salah satunya melalui dialog Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya tentang ketuhanan benda-benda langit dalam QS. Al-An'am ayat 76–79. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam dialog Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya serta mengkaji relevansinya terhadap metode pembelajaran kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian berupa QS. Al-An'am ayat 76–79 dalam Tafsir Al-Misbah, Tafsir Al-Munir dan Tafsir Ibn Katsir. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang berkaitan dengan pendidikan Islam, pemikiran pendidikan KH. Ahmad Dahlan, serta metode pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan metode tafsir tematik dengan menghimpun ayat-ayat dengan topik yang sama, kemudian mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya dan menganalisis relevansinya terhadap permasalahan pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya dalam QS. Al-An'am ayat 76–79 mengandung tiga nilai pendidikan utama, yaitu pendidikan akhlak, pendidikan individu, dan pendidikan kemasyarakatan. Pendidikan akhlak tercermin dalam peneguhan tauhid dan penolakan terhadap kemusyrikan. Pendidikan individu terlihat dalam penggunaan akal, pengamatan, dan refleksi untuk memperoleh pemahaman yang benar. Adapun pendidikan kemasyarakatan tampak dalam pendekatan dialogis yang digunakan Nabi Ibrahim a.s. dalam menyampaikan kebenaran kepada kaumnya. Ketiga nilai tersebut sesuai dengan konsep pendidikan KH. Ahmad Dahlan yang menekankan pembentukan akhlak, pengembangan potensi individu, dan tanggung jawab sosial. Selain itu, nilai-nilai pendidikan tersebut relevan sebagai alternatif dalam mengatasi krisis pembelajaran, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, mendorong pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta memperkuat pendidikan karakter.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Zahrul Fata
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 08 Jul 2026 08:56
Last Modified: 08 Jul 2026 08:56
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42157

Actions (login required)

View Item View Item