ANALISIS RAHN TERHADAP PRAKTIK GADAI SAWAH DI DESA KASIHAN KECAMATAN TEGALOMBO KAB. PACITAN

Huda, Khoirul (2025) ANALISIS RAHN TERHADAP PRAKTIK GADAI SAWAH DI DESA KASIHAN KECAMATAN TEGALOMBO KAB. PACITAN. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[img] Text
SKIPSI_KHOIRUL HUDA_PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Huda, Khoirul 2024. Analisis RAHN Terhadap Praktik Gadai Sawah Di Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Kab. Pacitan. Skripsi Jurusan RAHN Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Septiyan Hudan Fuadi, M.E.Sy.
Kata kunci/Keywords : Gadai, Sawah, Hukum Islam.
Gadai atau rahn merupakan akad utang piutang dengan menjadikan barang bernilai sebagai jaminan hingga hutang dapat dilunasi. Praktik gadai sawah di Desa Kasihan menunjukkan bahwa masyarakat umumnya melakukan gadai tanpa batas waktu yang jelas, serta memberikan kewenangan kepada pengadai untuk memanfaatkan hasil sawah selama masa gadai berlangsung. Disini penulis menggunakan analisis hukum Islam rahn untuk memecahkan masalah yang muncul dalam pelaksanaan gadai di Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tinjauan rahn terhadap akad dalam mekanisme pengelolaan gadai sawah Di Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Bagaimana tinjauan rahn terhadap pemanfaatan hasil gadai sawah di Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan?.
Adapun skirpsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan pengumpulan data yang peneliti lakukan dengan menggunakan wawancara secara mendalam terhadap para pelaku untuk mendapatkan informasi, yang kemudian informasi tersebut dituangkan kedalam tulisan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa pertama, mekanisme pengelolaan gadai sawah di Desa Kasihan adalah sah. Di dalam rahn tidak dijelaskan secara khusus kapan batasan waktu didalam gadai bahkan seseorang yang meminjamkan pinjaman dalam praktik ini dianjurkan untuk memberi kelapangan atau tenggang waktu di dalam pelaksanaan gadai. Kedua, pemanfaatan gadai sawah di Desa Kasihan tidak sah karena memanfaatkan hasil gadai termasuk riba dan itu dilarang oleh syariat Islam. Analisis ini mengacu pada pendapat ulama mazhab, yaitu Syafi’i, Maliki, dan Hambali yang sepakat mengatakan bahwa murtahin hanya boleh menahan tetapi tidak boleh memanfaatkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Septiyan Hudan Fuadi
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 09 Jul 2026 01:41
Last Modified: 23 Jul 2026 01:30
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42166

Actions (login required)

View Item View Item