Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Hybrid Contrak Dalam Perbankan Syariah

Yayuk, Yayuk (2018) Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Hybrid Contrak Dalam Perbankan Syariah. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI YAYUK.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Perjanjian merupakan suatu bentuk kesepakatan para pihak untuk
melakukan sesuatu.Dalam sebuah perjanjian selalu menghasilkan suatu perikatan,
di mana perjanjian sebagi bentuk kongkrit dan perikatan sebagai bentuk abstrak
yang mengikat dan tidak bisa di langgar. Dari konsep perjanjian yang ada, juga
terdapat konsep hukum perjanjian syariah yang disebut akad. Akad merupakan
perjanjian yang dilakukan para pihak dengan syarat tertentu dan harus sesuai
dengan kaidah hukum Islam. Praktik akad atau perjanjian syariah juga terdapat
pada perbankan syariah. Produk yang ditawarkan perbankan syariah selalu
mengacu pada akad syariah yang sesuai ketentuan Islam. Namun permasalahan
muncul karena akad syariah dianggap kurang mampu bersaing dan tidak bisa
memenuhi kebutuhan transaksi setiap nasabah bank syariah. Muncul suatu konsep
inovasi akad dengan penggabungan beberapa akad yang ada dan disebut hybrid
contract. Hybrid contract merupakan penggabungan dua akad atau lebih dalam
satu akad untuk kepentingan tertentu. Munculnya praktik hybrid contract pada
perbankan syariah ternyata menjadi sorotaan ulama dan para pakar syariah karena
dianggap sebagai akad yang tidak sah. Perlu telaah mendalam mengenai konsep
hybrid contract pada perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan transaksi
masyarakat yang semakin beragam.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tinjauan fiqh muamalah terhadap
praktik hybrid contract pada perbankan syariah. Penelitian ini juga menganalisis
unsur-unsur hybrid contract pada perbankan syariah apakah sesuai dengan hukum
Islam yang sebagaimana semestinya.
Jenis Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan
mendeskripsikan data kualitatif yang diperoleh dari literatur penelitian. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode analisis yang digunakan
adalah metodestudi pustaka (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa,tinjauan fiqh muamalah terhadap
praktik hybrid contract pada perbankan syariah sudah sesuai dengan kaidah
hukum Islam.Meskipun terdapat batasan ketat dalam praktik hybrid contract
seperti larangan dua jual-beli dalam satu jual beli, dua akad dalam satu akad, dan
larangan gabungan jual-beli dan utang,akan tetapi beberapa produkhybrid
contract diperbolehkan sesuai nash agama. Unsur-unsur yang terdapat pada
hybrid contract juga sudah mencakup unsur-unsur yang ada pada sebuah akad
syariah, sehingga praktik hybrid contract dapat dinyatakan dalam sebuah kategori
akad yang s

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Udin Safala
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 28 Dec 2018 03:36
Last Modified: 18 Jun 2025 02:53
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/5303

Actions (login required)

View Item View Item