Fitria, Ulfa (2025) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Buket Dengan Sistem Pemesanan Di Galeri Craft Pejuang Senja Di Kecamatan Karas. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Ulfa Fitria(102210131) upload perpus.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Transaksi jual beli adalah proses pertukaran antara barang dengan barang atau barang dengan uang, dimana hak kepemilikan berpindah dari satu pihak ke pihak lain berdasarkan kesepakatan bersama. Salah satu bentuk jual beli yang diterapkan adalah pemesanan atau istiṣnā’. Jual beli ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas produksi serta mendorong pertumbuhan ekonomi Islam. Hal ini dapat dilihat dalam sistem jual beli berbasis pemesanan yang diterapkan di Galeri Craft Pejuang Senja di Kecamatan Karas. Dalam praktiknya, pihak galeri memberlakukan sistem denda akibat permasalahan yang muncul dalam transaksi, seperti keterlambatan pengambilan dan pembatalan pesanan secara sepihak oleh pembeli. Ketidaksesuaian ini bertentangan dengan kesepakatan awal, sehingga menimbulkan keresahan bagi penulis dan mendorongnya untuk melakukan penelitian ini.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : (1) bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap jual beli dengan sistem pemesanan di Galeri Craft Pejuang Senja? (2) bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap denda pada keterlambatan pengambilan buket di Galeri Craft Pejuang Senja?
Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa akad yang ada di Galeri Craft Pejuang Senja telah sesuai dengan hukum Islam baik dari rukun maupun syarat. Namun dalam sistem pembayaran yang dilakukan oleh pembeli terdapat keterlambatan bahkan pembatalan sepihak oleh pembeli yang mengakibatkan adanya denda. Menurut hukum Islam denda semacam ini diperbolehkan, karena termasuk denda syarṭ jazā’i, yaitu asal hakikat denda tersebut bukan transaksi hutang piutang, nominalnya wajar sesuai dengan kerugian secara nyata.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muh. Maksum |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 06 May 2025 02:39 |
| Last Modified: | 06 May 2025 02:39 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32324 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
