TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK MEMBUJANG DI DESA WONOKETRO KECAMATAN JETIS KABUPATEN PONOROGO

Noverita, Chandra Claudya (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK MEMBUJANG DI DESA WONOKETRO KECAMATAN JETIS KABUPATEN PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of CHANDRA CLAUDYA N-101210053-ETHESIS SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
CHANDRA CLAUDYA N-101210053-ETHESIS SKRIPSI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ajaran Islam memandang pernikahan sebagai ikatan yang suci dan mulia, karena seseorang dapat terlindungi dari segala hal yang dilarang oleh pernikahan. Oleh karena itu, Nabi memerintahkan umat Islam untuk segera menikah. Allah Swt telah memutuskan bahwa pernikahan adalah cara terbaik untuk melestarikan keturunan. Allah Swt melarang membujang dengan keras dan mengabaikan sunnah Nabi Muhammad Saw, banyak orang cenderung mengabaikannya karena menganggapnya sebagai kebiasaan. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa semua umat Islam mengikuti petunjuk Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw. Nabi Muhammad Saw melarang umatnya untuk hidup membujang, beliau memerintahkan mereka untuk selalu mengikuti sunnah dengan melakukan amal saleh. Sehingga seseorang memilih hidup membujang dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu; dari faktor ekonomi, pribadi, dan lingkungan. Orang yang membujang tentu akan memiliki maslahah dan mafsadah yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tinjauan hukum Islam dalam Ilmu tabattul terhadap orang yang membujang di Desa Wonoketro Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo? bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap maslahah dan mafsadah orang yang membujang di Desa Wonoketro Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sedangkan pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi atau pengecekan keabsahan. Dalam menganalisis data penulis menggunakan teori pernikahan, tabattul dan maqa<s}id shari<’ah.
Dalam penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa Praktik membujang di Desa Wonoketro dipengaruhi oleh berbagai kondisi tertentu sehingga dapat mengakibatkan orang tersebut bisa dikatakan sebagai tabattul dan tidak dapat dikatakan sebagai tabattul. Namun pada dasarnya Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw memerintahkan umatnya untuk menikah dan melarang keras untuk hidup membujang. Orang yang membujang juga memiliki maslahah dan mafsadah. Maslahah dan mafsadah mengenai orang membujang jika dilihat dari maqa<s}id shari<’ah tidak sesuai dengan hukum Islam karena dikhawatirkan dapat memunculkan mudzarat bagi pribadi yang bersangkutan sehingga tidak seiring dengan asas maqa>s}id shari>’ah yaitu; pemeliharaan agama, pemeliharaan akal, pemeliharaan jiwa, pemeliharaan keturunan, dan pemeliharaan harta.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Nugroho Noto Diharjo
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 06 May 2025 08:31
Last Modified: 06 May 2025 08:31
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32337

Actions (login required)

View Item View Item