Wahida, Asmita (2025) Pengambilan Keputusan Pernikahan Dini Oleh Pengantin di KUA Babadan Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
303210011_ASMITA FARAH WAHIDA_BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Wahida Farah, Asmita. 2025. Pengambilan Keputusan Pernikahan Dini Oleh
Pengantin di KUA Babadan, Ponorogo. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan
Islam Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Fadhilah Rahmawati,S .S., M.Si
Kata kunci: Pernikahan Dini, Pengambilan Keputusan, Pengantin
Fenomena pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di Kecamatan
Babadan, Ponorogo, terutama ketika keputusan menikah diambil dalam kondisi
mendesak seperti kehamilan di luar nikah. Permasalahan ini melahirkan pertanyaan
penting terkait bagaimana proses pengambilan keputusan itu terjadi dan apa saja
faktor yang memengaruhinya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dasar dan faktor pengambilan keputusan pernikahan
dini oleh pengantin yang menikah di bawah usia 19 tahun.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam
terhadap tiga responden yang menikah di usia remaja dan tercatat di KUA
Kecamatan Babadan tahun 2024. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori
pengambilan keputusan menurut George R. Terry, yang menjelaskan bahwa proses
pengambilan keputusan meliputi: identifikasi masalah, pencarian alternatif,
evaluasi, pemilihan keputusan, dan implementasi. Teori ini juga menekankan
pentingnya faktor intuisi, pengalaman, fakta, wewenang, dan rasionalitas dalam
setiap pengambilan keputusan, terutama dalam konteks sosial dan budaya yang
kental di masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan oleh para
responden lebih dipengaruhi oleh tekanan eksternal dibanding proses berpikir
rasional yang utuh. Responden pertama (AK) menunjukkan proses yang lebih aktif
dan reflektif dalam pengambilan keputusan, meskipun dipicu oleh kehamilan.
Sementara itu, responden kedua (AS) dan ketiga (AW) menikah akibat tekanan
keluarga dan kekhawatiran sosial tanpa mempertimbangkan kesiapan psikologis
dan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan
pernikahan dini tidak berjalan sesuai tahapan teori secara utuh. Oleh karena itu,
diperlukan pendekatan edukatif, terutama dalam bimbingan remaja usia sekolah,
agar keputusan sebesar ini tidak semata-mata menjadi respons terhadap tekanan,
melainkan hasil pertimbangan yang matang dan bertanggung jawab.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Fadhilah Rahmawati |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 08 May 2025 02:34 |
| Last Modified: | 08 May 2025 02:34 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32368 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
