Agustin, Melya Putri (2025) analisis peran kepala desa dalam pengelolaan desa wisata klepu jayandaru perspektif fikih tata negara. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
MELYA PUTRI AGUSTIN-103210032-HTN A.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Agustin, Melya Putri, 2025. Analisis Peran Kepala Desa Dalam Pengelolaan Desa
Wisata Klepu Jayandaru Perspektif Fikih Tata Negara. Skripsi. Jurusan
Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Ponorogo. Pembimbing Dr. Lukman Santoso, M. H.
Kata kunci/keywords: Peran Kepala Desa, Pengelolaan Desa Wisata, Fikih Tata
Negara
Peran kepala desa Desa Klepu dalam mengembangkan potensi yang dimiliki
desa menjadi desa wisata dikarenakan desa tersebut terletak di pedesaan yang kaya akan sumber daya alamnya. Pemerintah desa berkontribusi dalam membuat masyarakat sadar akan potensi alam yang dimilikinya, sehingga pemerintah desa
mempunyai langkah strategis untuk mengelola dan mengembangkan potensi alam yang dimiliki desa tersebut, serta memberdayakan masyarakat agar bisa membuat program desa wisata berjalan dengan baik. Namun dalam mengembangkan desa
wisata ini pemerintah memiliki beberapa problem terkait pendanaan yang belum dilirik oleh pemerintah dan semenjak pertama berdirinya desa wisata ini mendapat respon yang kurang baik oleh masyarakat setempat. Peran kepala desa dalam
pengelolaan desa wisata di Klepu Jayandaru akan ditinjau dengan teori Fikih Tata Negara dan collaborative governance.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana peran kepala
desa dalam pengelolaan desa wisata di Klepu Jayandaru perspektif collaborative
governance? (2) Bagaimana analisis fikih tata negara terhadap kewenangan kepala
desa dalam pengelolaan desa wisata di Klepu Jayandaru?
Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan
(field research) yang berlokasi di wilayah Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten
Ponorogo. Di dalam penelitian ini menggunakan dua macam pendekatan yaitu yuridis
normatif dan yuridis empiris. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini
menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) bahwa dalam collaborative
governance pengelolaan desa wisata ini sudah terlaksana dengan baik karena terdapat
5 indikator dalam dimensi proses kolaborasi yang saling berkaitan. Peran kepala desa
sebagai penyalur gagasan pengelolaan, memanfaatkan sumber daya dan keterampilan
masyarakat dalam mengorganisasi, serta sebagai narahubung pelatihan yang
bekerjasama dengan dinas pariwisata, pihak kecamatan, perhutani dan membuat
pokdarwis (kelompok sadar wisata). (2) Sementara itu dari sudut pandang fikih tata
negara peran kepala desa dianggap sebagai pemimpin untuk menciptakan tata kelola
yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Sebagaimana tercermin dalam prinsip-
prinsip fikih tata negara terdapat 5 prinsip yaitu prinsip keseteraan, keadilan,
kebebasan, musyawarah, dan pengawasan rakyat, prinsip tersebut sangat penting
dalam pemerintahan. Dari kelima prinsip tersebut yang lebih dominan dan sesuai
terhadap peran kepala desa yaitu prinsip musyawarah dan prinsip kebebasan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Lukman Santoso |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 08 May 2025 07:44 |
| Last Modified: | 08 May 2025 07:44 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32384 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
