Pandangan Tokoh Nahdlatul Ulama’ Ponorogo Terhadap Perubahan Batas Usia Perkawinan Dalam Uu No. 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Uu No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Perspektif Maqāṣid Al-Sharīʻah

Al-Musthofa, Ahmad Syarif (2025) Pandangan Tokoh Nahdlatul Ulama’ Ponorogo Terhadap Perubahan Batas Usia Perkawinan Dalam Uu No. 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Uu No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Perspektif Maqāṣid Al-Sharīʻah. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 101180009.AHMADSYARIF.HKI.pdf]
Preview
Text
101180009.AHMADSYARIF.HKI.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Al-Musthofa, Ahmad Syarif, 2025. Pandangan Tokoh Nahdlatul Ulama’ Ponorogo Terhadap Perubahan Batas Usia Perkawinan Dalam Uu No. 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Uu No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Perspektif Maqāṣid Al-Sharīʻah.
Kata Kunci: Nahdlatul Ulama’, Batas Usia Pernikahan, Maqāṣid Al-Sharīʻah
Salah satu faktor terpenting dalam persiapan pernikahan adalah faktor usia. Usia yang matang akan berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang. Dalam perkawinan dituntut adanya sikap dewasa dan matang dari masing-masing calon. Pernikahan bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kematangan emosional, mental, dan finansial untuk menjalaninya. Usia yang matang akan membantu pasangan suami-istri untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan pernikahan, seperti perbedaan pendapat, konflik, dan krisis.

Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pandangan tokoh Nahdlatul Ulama’ Ponorogo terhadap latar belakang perubahan batas usia perkawinan dalam UU No. 16 tahun 2019 tentang Perubahan UU No. 1 tahun 1974 perspektif Maqāṣid Al-Sharīʻah? Bagaimana pandangan tokoh Nahdlatul Ulama’ Ponorogo terhadap Batas Usia perkawinan dalam UU No. 16 tahun 2019 tentang Perubahan UU No. 1 tahun 1974 perspektif Maqāṣid Al-Sharīʻah?

Adapun untuk jenis penelitian yang dilakukan peneliti dikategorikan pada penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Dalam penelitian, penulis mengambil empat informan sebagai sampel penelitian kemudian dianalisis menggunakan teori yang telah dideskripsikan pada bab yang telah ditentukan.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tokoh Nahdlatul Ulama’ (NU) Ponorogo mendukung perubahan batas usia perkawinan dalam UU No. 16 Tahun 2019 karena sejalan dengan prinsip Maqāṣid Al-Sharīʻah, khususnya dalam menjaga kemaslahatan (maslahah) dan mencegah kerusakan (mafsadah). Mereka memandang kebijakan ini sebagai upaya melindungi kesehatan fisik dan mental (hifdzu an-nafs), mendukung pendidikan dan kematangan berpikir (hifdz al-aql), serta memastikan generasi yang berkualitas (hifdz an-nasl).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Abid Rohmanu
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 14 May 2025 03:50
Last Modified: 14 May 2025 03:50
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32489

Actions (login required)

View Item View Item