Wahyuni Nur Cahyanti, Wahyuni Nur Cahyanti (2025) Keputusan Pengambilan Pembiayaan Non-Syariah Oleh Pedagang di Pasar Stasiun Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
402190107_Wahyuni Nur Cahyanti_Perbankan Syariah.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Cahyanti, Wahyuni Nur. Keputusan Pengambilan Pembiayaan Non-Syariah oleh Pedagang diPasar Stasiun Ponorogo.Skripsi. 2025. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo,Pembimbing: Fibrianis Puspita Anhar, M. Si.
Kata Kunci:Bank Thithil, Literasi Keuangan Syariah, pembiayaan Non-Syariah, pedagang Pasar, Rentenir.
Perbankan syariah terus berkembang dan menawarkan produk bebas riba, sebagian besar pedagang pasar masih lebih memilih lembaga keuangan informal seperti rentenir (bank thithil) karena proses pencairan dana yang cepat, persyaratan yang mudah, dan tidak memerlukan jaminan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah studi lapangandengan pendekatan penelitiankualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pedagang yang menjadi nasabah bank thithil serta pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong pedagang di Pasar Stasiun Ponorogo dalam mengambil keputusan pembiayaan non-syariah serta dampaknya terhadap aktivitas usaha mereka.
Hasil dari penelitian ini yaitu: pertama,pedagang di Pasar Stasiun lebih memilih pembiayaan non-syariah karena pedagang cenderung lebih percaya pada lembaga informal karena sudah familiar dan memiliki pengalaman sebelumnya. Kurangnya literasi dan pemahaman tentang lembaga keuangan syariah menjadi alasan utama pedagang belum berpindah ke pembiayaan syariah. Banyak dari mereka belum mengetahui perbedaan antara bank syariah dan bank konvensional, serta menganggap prosedur di bank syariah lebih rumit. Kedua, Dampak dari pembiayaan non-syariah terhadap pedagang bersifat dualistik. Di satu sisi, pembiayaan ini memberikan kemudahan dalam mendapatkan modal usaha secara cepat. Namun di sisi lain, bunga yang tinggi dan sistem angsuran yang ketat menyebabkan beban ekonomi yang besar, bahkan menimbulkan ketergantungan berulang terhadap pinjaman.Hubungan emosional dan budaya juga mempengaruhi keputusan pedagang, di mana kedekatan dengan petugas bank thithil serta pengaruh lingkungan sosial membuat mereka enggan berpindah ke lembaga keuangan formal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Fibrianis Puspita Anhar |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 20 May 2025 01:21 |
| Last Modified: | 20 May 2025 01:21 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32616 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
