Puspitasari, Vivi Dwi (2025) Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Mitoni Masyarakat di Desa Wonodadi Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI VIVI publikasiiii W.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Puspitasari, Vivi Dwi, 2025. Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam tradisi mitoni masyarakat di Desa Wonodadi Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Dr.M. Miftahul Ulum, M.Ag.
Kata kunci: Nilai-nilai, Pendidikan Islam, Tradisi, Mitoni
Tradisi mitoni merupakan salah satu adat istiadat masyarakat Jawa yang dilakukan ketika seorang anak menginjak usia tujuh bulan. Ritual ini menandai tahap perkembangan anak dalam belajar berjalan dan mengenal lingkungannya. Tradisi mitoni juga menjadi simbol doa dan harapan orang tua agar anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berbakti, dan memiliki kehidupan yang baik di masa depan. Dalam perkembangannya, tradisi ini mengalami akulturasi dengan ajaran Islam, sehingga mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat dikaji lebih dalam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi mitoni yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Desa Wonodadi, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk desain naturalistik berjenis etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi yang melibatkan tokoh agama, sesepuh desa, orang tua, serta masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi ini. Teknik analisis data menggunakan model Spredly yang meliputi mengidentifikasi domain, menentukan hubungan semantik, membuat daftar domain, dan memilih domain fokus guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi mitoni.
Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa tradisi mitoni ini tidak hanya sekadar ritual adat, tetapi juga sarana pendidikan Islam yang mengandung tiga nilai utama: (1) Nilai pendidikan akidah, yang tercermin dalam keyakinan kepada Allah melalui pelaksanaan doa bersama serta keyakinan kepada Allah sebagai sumber kehidupan dan perlindungan bagi anak; (2) Nilai pendidikan ibadah, yang terlihat melalui praktik sedekah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah; dan (3) Nilai pendidikan akhlak, yang mencakup sikap gotong royong atau kepedulian sosial atau Maslahah Al-Ummah. Selain sebagai warisan budaya, tradisi ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dalam masyarakat dan menanamkan nilai-nilai moral kepada anak sejak dini. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan generasi muda lebih memahami bahwa tradisi bukan hanya sekadar warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran nilai-nilai Islam yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | M.Miftahul Ulum |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 20 May 2025 01:26 |
| Last Modified: | 20 May 2025 01:26 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32624 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
